alexametrics

Kominfo Tertarik Big Data untuk Dukung Smart City

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pekalongan – Sejak 2018, Kota Pekalongan terpilih sebagai salah satu kota/kabupaten di Indonesia dalam program gerakan menuju 100 Smart City. Untuk menuju hal tersebut beberapa langkah sudah ditempuh. Kini Pemkot Pekalongan melalui Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) tertarik dengan Big Data Analitycs milik PT Telkom.

“Kami dapat tawaran platform Big Data Analitycs dari PT Telkom, menurut kami akan sangat membantu dalam penerapan smart city di Kota Pekalongan,” terang Kepala Diskominfo Yos Rosyidi SIP MSi saat dikunjungi tim PT Telkom Witel Pekalongan Kamis (2/7/2020).

Dukungan dari PT Telkom dengan produknya yakni Big Data Analitycs tentu akan sangat membantu percepatan implementasi smart city di Kota Pekalongan. Meskipun demikian, sebut Yos, secara internal Dinkominfo akan mengidentifikasi terlebih dahulu hal-hal yang dibutuhkan oleh Kota Pekalongan untuk kemudian didiskusikan kembali dengan tim PT Telkom. Nantinya hasil paparan final akan dilaporkan kepada Wali Kota Pekalongan.

Baca juga:  Telemedicine FK Undip Diapresiasi Gubernur Ganjar

“Kami berharap nantinya dapat disetujui pimpinan karena dengan platform Big Data ini maka data-data UMKM, pendidikan, perdagangan, dan sebagainya akan mudah didapatkan, diolah, dan dimanfaatkan oleh masyarakat,” tandas Yos

Saat dimintai keterangan, Manager PT Telkom Witel Pekalongan Atik Rahmawati Tri Astuti menjelaskan bahwa PT Telkom berupaya mendukung smart city melalui Big Data. “Big Data ini sangat penting untuk pemerintahan, pasalnya melalui Big Data pemerintah akan dapat menganalisa dan membuat solusi untuk kebijakan ke depannya,” papar Atik.

Tawaran tersebut, menurutnya, sebagai bentuk kepedulian PT Telkom terhadap perkembangan Smart City di Kota Pekalongan. Misalnya untuk data pendidikan, UMKM, pertanian, perdagangan, dan sebagainya, data bisa diolah dan dimanfaatkan masyarakat serta pemerintah untuk membuat kebijakan dalam suatu bidang. Seperti untuk solusi bagi UMKM, kegiatan smart city, lalu lintas, CCTV, dan sebagainya

Baca juga:  Aneh, Bangunan Karaoke Tak Berizin Dialiri Listrik PLN

“Nanti kita support big data ini agar bisa menyeluruh mulai dari prediktif, perspektif, dan analitik. Big Data Analitycs ini seperti satu data. Data yang tersebar akan dijadikan satu. Nanti ada semacam platform untuk dashboard-nya,” terang Atik. (han/kom/ton/bas)

Menarik

Artikel Terkait

Terbaru

Lainnya

Populer

Artikel Menarik Lainnya