alexametrics

Wawali Pekalongan Pastikan Bansos Tepat Sasaran

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pekalongan – Pemerintah Kota Pekalongan kembali menyalurkan bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) Tahap II yang bersumber dari APBD Kota Pekalongan untuk warga yang terdampak Covid-19. Sebanyak 33.086 KK di wilayah Kelurahan Pringrejo, Kandang Panjang, Bandengan, dan Tirto mendapatkan bansos. Untuk memastikan bantuan diberikan dengan tepat, Wakil Wali Kota Pekalongan,HA Afzan Arslan Djunaid SE memantau langsung pelaksanaan penyaluran bantuan JPS di beberapa kelurahan yang ada di Kota Pekalongan, Kamis (25/6/2020).

Menurut Wakil Wali Kota yang akrab disapa Aaf ini, Pemkot terus berupaya agar semua masyarakat Kota Pekalongan yang terdampak Covid-19 bisa ter-cover bantuan dengan tepat sasaran. “Jika ada warga yang ingin menyampaikan keluhan-keluhan terkait bantuan sosial ini bisa dikoordinasikan dengan kelurahan dan Dinas Sosial Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos-P2KB) setempat,” jelasnya.

Baca juga:  Tim Wasev Cek Fisik TMMD Tambakselo

Ditambahkan, pada JPS tahap pertama ada sekitar 7.010 KK di Kota Pekalongan yang merasa mampu dengan sadar mengembalikan bantuan tersebut karena merasa tidak berhak menerimanya. Kemudian yang mengajukan memang tahap II ini sekitar 15 ribu dan sudah diverifikasi Kembali. Diharapkan mereka bisa mendapatkan bantuan baik dari pemerintah pusat, provinsi maupun Pemerintah Kota Pekalongan. “Kami berpesan kepada masyarakat untuk menggunakan bantuan JPS Covid-19 ini dengan sebaik-baiknya dan seefisien mungkin, jangan gunakan untuk keperluan yang tidak bermanfaat,” tandas Aaf.

Usai monitoring bantuan tersebut, Aaf menyampaikan bahwa penyaluran bantuan sosial yang diterimakan sebesar Rp200 ribu pada Juni ini. “Alhamdulillah penyaluran bantuan JPS tahap II ini berjalan lancar, semuanya sudah melaksanakan protokol kesehatan itu yang paling pentingnya dan tadi sepanjang monitoring, antrean warga masih bisa dikondisikan dengan baik dengan adanya sesi waktu dan tidak dibagikan sehari saja untuk menghindari kerumunan,” kata Aaf.

Baca juga:  Kebut Administrasi, Bagus Berharap Bisa Segera Terbang ke Belanda

Pendistribusian bantuan dilakukan dengan memperhatikan protokol Kesehatan. Mulai dari wajib mencuci tangan menggunakan sabun di tempat yang telah disediakan, wajib memakai masker, pengecekan suhu tubuh menggunakan thermogun oleh petugas, menjaga jarak aman. Pendistribusian bantuan pun dilakukan dengan teliti agar tidak terjadi kesalahan dan tepat sasaran. Sasaran penerima bantuan JPS dipastikan benar-benar warga terdampak Covid-19 bukan PNS, pensiunan PNS, TNI/POLRI, BUMD, BUMN, atau yang mampu. (han/hum/ton/bas)

Menarik

Artikel Terkait

Terbaru

Lainnya

Populer

Artikel Menarik Lainnya