alexametrics

Tingkatkan Produksi Sejuta Boks Multivitamin

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Menghadapi pandemi covid-19 ini, PT Phapros meningkatkan produksi 1 juta boks multivitamin dengan kombinasi vitamin C dosis tinggi dan vitamin E, menyusul tingginya permintaan masyarakat. Selain itu, meluncurkan produk biologi untuk anti aging berbahan dasar sekret metabolit stem-cell yang merupakan hasil hilirisasi riset dengan Universitas Airlangga Surabaya.

“Ini merupakan salah satu bentuk dukungan PT Phapros terhadap hilirisasi riset. Dalam mengembangkan produk ini, Phapros telah mendapatkan pendanaan dari Kemenristek Dikti sebesar Rp 20,2 miliar sejak 2017. Kami harapkan semester dua tahun ini sudah siap diproduksi,” kata Direktur Produksi PT Phapros Tbk Syamsul Huda seusai menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2019, di kantornya, Kamis (25/6/2020).

Baca juga:  Duh, Guru Karate Edaran Sabu-Sabu

Sementara itu, dalam RUPS Tahun Buku 2019, PT Phapros telah membukukan pertumbuhan perusahaan yang positif. Beberapa produk menunjukkan peningkatan penjualan. Direktur Keuangan PT Phapros Heru Marsono mengatakan, peningkatan penjualan didominasi oleh segmen obat generik berlogo (OGB) naik sebesar 8,5 persen dari tahun sebelumnya sebesar Rp 537,48 miliar. Kemudian, disusul oleh produk obat resep dokter bermerek atau etikal yang naik sebesar 12 persen atau Rp 289,88 miliar, dan produk obat jual bebas atau over the counter (OTC) yang tumbuh sebesar 17 persen atau Rp 212,57 miliar. “Total aset yang dimiliki Phapros tahun lalu sebesar Rp 2,1 triliun bertumbuh dari tahun sebelumnya Rp 1,87 triliun,” kata Heru Marsono seusai menggelar RUPS Tahun Buku 2019, di kantornya, Kamis (25/6/2020).

Baca juga:  Dinilai Salahi Aturan, Serikat Pekerja Pertamina Tolak Hasil RUPS

Dia jelaskan, total liabilitas emiten berkode saham PEHA ini juga naik 18,51 persen menjadi Rp 1,28 triliun dari sebelumnya Rp 1,08 triliun. Ekuitas Phapros mencapai Rp 821,61 miliar, naik 4,03 persen dari sebelumnya Rp 789,8 miliar.

“Sepanjang 2019, PT Phapros berhasil meningkatkan kinerja penjualannya sebesar 8 persen atau Rp 1,1 triliun. Karena itu, disepakati pembagian dividen tunai sebesar 70 persen dari laba bersih atau setara dengan Rp 71,4 miliar (Rp 85,03/lembar saham) kepada pemegang saham,” tambahnya. (hid/ida/bas)

Menarik

Artikel Terkait

Terbaru

Lainnya

Populer

Artikel Menarik Lainnya