Demi “Bakso Aman”, Din Ketapang Kota Kumpulkan 50 Pedagang Bakso

197
epala Dinas Ketahanan Pangan Kota Semarang, Tri Supriyanto,SH,MM bersama perwakilan pedagang bakso, sosialisasikan pengolahan pangan aman konsumsi. (Ist)

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Sedikitnya 50 pedagang bakso di Kota Semarang, Selasa pagi (17/3/20) berkumpul di gedung Moch Ichsan, kompleks Balai Kota Semarang. Mereka dikumpulkan oleh Dinas Ketahanan Pangan (Din Ketapang) untuk mendapat arahan pengolahan pangan yang aman dikonsumsi masyarakat.

“Bakso ini khan makanan favorit masyarakat, tapi pada umumnya pedagang bakso Kota Semarang belum memperhatikan keamanan pangan terhadap pangan olahannya baik dari bahan yang diolah sampai dengan penjualannya serta penyajiannya,” ungkap Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Semarang, Tri Supriyanto,SH,MM .

Salah satu yang disorot terkait keamanan pangan pedagang bakso, tambah Tri Suypriyanto, belum diperhatikannya sanitasi dan hygienisasinya terhadap produk tersebut.

“Ini bisa membahayakan bagi konsumen atau masyarakat yang mengkonsumsinya, karena itu kita minta para pedagang untuk memperhatikan hal ini, agar konsumen tidak khawatir makanan tersebut mengandung bahan berbahaya dan cemaran kimia, biologi serta cemaran lainnya,” imbuh Tri Supriyanto.

Sosialisasi Keamanan Pangan untuk meningkatkan pengetahuan tentang keamanan pangan kepada pedagang bakso ini mendapat respon positif dari para pedagang yang mengikuti sosialisasi.

“Kita sangat senang dengan adanya acara ini, jadi kita tahu apakah bakso yang kita mengandung bahan berbahaya atau tidak,” tutur Supriyadi, pedagang bakso dari Banyumanik.

Komentar lainnya dilontarkan Siti Nurjanah, pedagang bakso yang membuka warung di kawasan Sendangmulyo.

“Alhamdulillah kalau tempat saya aman dari benda-benda berbahaya, saya sejak jualan pakai bahan yang tidak ada tambahan atau pengawet,” ujar Siti. (sls/svc/ap)

Tinggalkan Balasan