alexametrics

Buka Peluang Penghasilan Tambahan Disabilitas

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Grab Indonesia menandatangani kerja sama dengan Jangkau dan Perkumpulan Penyandang Disabilitas (PPDI) untuk menyuarakan inklusifitas dalam mendukung penyandang disabilitas. Hal ini tindak lanjut dari program Mendobrak Sunyi. Yakni memberi lebih banyak peluang pendapatan bagi mitra pengemudi, mitra GrabKios dan pengguna aplikasi yang memiliki disabilitas.

Managing Director Grab Indonesia, Neneng Goenadi, menyampaikan, sebagai bagian komitmen GrabforGood membuat platform Grab lebih inklusif dan dapat diakses oleh semua orang, Grab telah menambahkan teks terjemahan (subtitles) pada materi video pendaftaran dan pelatihan bagi mitra pengemudi tuli, dengan bekerja sama Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia (Gerkatin). Serta melatih tim layanan pelanggan Grab dengan kemampuan Bahasa Isyarat Indonesia (Bisindo) dasar, agar membantu mitra pengemudi tuli ini. “Kami juga meningkatkan kapasitas GrabKios untuk bisa merangkul lebih banyak lagi mitra dari komunitas disabilitas, agar memiliki peluang penghasilan tambahan,” paparnya.

Baca juga:  Pandemi, Seluruh Layanan BPJAMSOSTEK Tak Berhenti

Pada layanan GrabGerak, lanjut Neneng, diperluas layanan transportasi untuk penumpang dengan kebutuhan mobilitas khusus ke Medan dan Semarang. Setelah sebelumnya tersedia di Jakarta dan Yogyakarta sejak 2018. “Melengkapi inisiatif ini, Grab menjalin kerja sama dengan Jangkau, platform online nirlaba dan PPDI, dalam pemberian donasi melalui GrabRewards. Saat ini terdapat 90 lebih mitra pengemudi Tuli yang memiliki penghasilan melalui platform Grab di Jakarta, Bandung, Medan, dan Surabaya,” imbuhnya.

Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI), Gufroni Sakaril, mengapresiasi Grab yang telah merangkul penyandang disabilitas ke dalam platform mereka. Dengan berbagai kesempatan bergabung sebagai mitra, dan mendukung upaya donasi di GrabRewards. “Kami percaya ini adalah langkah penting bagi Indonesia untuk mewujudkan masyarakat yang inklusif dan toleran.”

Baca juga:  Beri Kemudahan Akses, Atur Ulang Lalin

Rudolf P. Nainggolan, Sekretaris Umum Yayasan BTP, pengelola Jangkau, merasa terhormat dapat berkolaborasi dengan Grab. “Kemitraan ini membantu kami menyediakan aksesibilitas dan kebutuhan mobilitas para komunitas penyandang disabilitas di seluruh Indonesia. Terutama bagi mereka yang tidak mampu membelinya,” paparnya. (fiq/svc/ap)

Menarik

Artikel Terkait

Terbaru

Lainnya

Populer

Artikel Menarik Lainnya