Beranda Advertorial Service Tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor Capai Rp 300 Miliar

Tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor Capai Rp 300 Miliar

0
Tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor Capai Rp 300 Miliar
DEKLARASI - Pemerintah Provinsi Jateng Kerja sama dengan 400 Mitra Grab tingkatkan kesadaran untuk membayar pajak. (tya)

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Tunggakan penerimaan pajak kendaraan bermotor di Jawa Tengah hingga Oktober mencapai Rp 300 miliar. Guna mendongkrak penerimaan pajak tersebut berbagai cara dilakukan di antaranya dengan mengandeng mitra Grab.

Kepala Bidang Pajak Kendaraan Bermotor Badan Pengelola Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Tengah (Bapenda Jateng) Johan Hadiyanto, di sela-sela deklarasi dengan 400 pengemudi Grab di gedung Indosat Kamis (14/11) mengungkapkan target pendapatan pajak kendaraan bermotor tahun 2019 mencapai Rp 4,5 triliun. Dari target tersebut baru tercapai 84 persen.

“Saya optimis hingga akhir tahun 2019, target tersebut akan tercapai. Berbagai cara dilakukan di antaranya dengan mengandeng mitra Grab, untuk membayar pajak sebelum jatuh tempo, pengenalan aplikasi sistim administrasi pajak online (Sakpole) dan lainnya,” jelas Johan.

Ditambahkan 34 persen masyarakat tidak membayar pajak karena tidak memiliki uang. Untuk itu kantor pajak bekerjasama dengan BPR yang bisa memberikan pinjaman untuk membayar pajak. Selain itu 26 persen masyarakat tidak membayar pajak karena lupa, sehingga ada iklan untuk mengingatkan masyarakat. Sedangkan 14 persen karen sibuk. Untuk mengatasi orang-orang sibuk sudah disediakan aplikasi Sakpole, sehingga masyarakat bisa membayar pajak secara online.

Diakui mesi sudah membayar online masyarakat tetap harus datang ke kantor pajak (Samsat) untuk melakukan pengesahan STNK. “Saat ini kami masih memikirkan bagaimana cara agar masyarakat yang sudah melakukan pembayaran secara online tidak perlu mendatangi kantor Samsat untuk melakukan pengesahan STNK,” tambahnya.

Sementara itu City Manager 4W Grab Jawa Tengah, Ardian Guritno, mengatakan, sebagai perusahaan yang memberikan berbagai layanan serba bisa di Indonesia, sangat berterima kasih atas kesempatan yang diberikan pemprov melalui Bapenda Jateng untuk mendukung program yang digagas oleh Pemprov Jateng. Melalui deklarasi ini kami harap dapat meningkatkan kesadaran mitra Grab untuk membayar pajak kendaraan bermotornya tepat waktu sekaligus menjalankan kewajiban mereka sebagai warga negara yang baik.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan Grab dan ratusan mitra terbaiknya di Semarang melalui deklarasi ini. Kegiatan ini merupakan bentuk nyata dari sinergi antara kedua institusi untuk meningkatkan taat pajak untuk wajib pajak di Jawa Tengah. Saya optimis hal ini bisa meningkatkan pendapatan daerah dari sektor pajak yang kita harapkan dapat meningkatkan pembangunan nasional kita,” ujarnya.

Kerja sama strategis dan kolaborasi dengan pemerintah terus menjadi fokus dan komitmen dari Grab di Indonesia yang saat ini telah melayani 224 kota dari Sabang sampai Merauke. Kerja sama terus dijalin baik dengan pemerintah pusat, kementerian hingga pemerintahan

“Hal ini telah menjadi komitmen Grab dan pendukung acara Tokopedia, Indosat, Yamaha, Maul Engine Maintenance, TJ 88 Car Wash, Ayam Bakar BMU, Viva Health, RedDoorz, Nestle, Shine Bro Cuci Helm dan Nakamura untuk terus bekerja sama dengan pemerintah serta memberikan dampak positif di manapun kami beroperasi,” tambahnya. (tya/svc/ap)