alexametrics

Kursus F&B dari Guru Asing

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID-SEMANGAT baru ada di tim manajeman Food & Baverage di hotel Horison Pekalongan, sejak kedatangan sang manajer Edy Nurhadi. Pria yang memiliki dua putra ini, memiliki pengalaman yang tidak main-main dalam dunia pelayanan makanan dan minuman.

Walaupun skillnya terasah secara otodidak, namun belajarnya dengan berkeliling dunia. Bisa dibilang pria asal Semarang ini ‘kursus’ berbagai tahap layanan makanan dan minuman dari guru berbagai negara di dunia.

“Saya mengawali karir jadi barboy di Mall Ciputra, tapi saya punya target harus naik kelas. Makanya dua tehaun kemudian saya ikut kapal pesiar, dengan tujuan belajar dan meniti karir lebih baik lagi,” ujar pria yang kini tingal di Kota Pekalongan ini, Selasa (13/8/2019).

Baca juga:  Advisor Dealer Astra Motor Jateng Menang di Safety Riding Instructors Virtual Competition

Berkarir selama 6 tahun di Kapal Pesiar Costa berbendera Italia, otomatis dia harus bekerja dengan bos orang asing. Berkeliling dunia hampir setiap pecan, dan harus bisa komunikasi dengan berbagai Bahasa. Karena yang tinggal di kapal juga berbagai orang dari belahan dunia.

“Bos saya keras, dari dia saya banyak belajar, dari mulai mencuci gelas, menyiapkan peralatan bartender hingga saya belajar menjadi bartender handal,” serunya.

Walaupun lulusan SMA Muhammadiyah Mrican dan dari keluarga yeng relijius, Edy muda ternyata sangat piawai dalam meracik berbagai minuman keras kegemaran orang barat. Hal ini selain usaha keras, kemauna keras dan sejak lama memnag memiliki skil juggling.

“Saya belajar bartender dari rekan kerja orang Filipina, awalnya Cuma coba-coba, tapi lama-lama bisa ahli, bahkan dipercaya jadi bartender utama,” sebutnya.

Baca juga:  Mesin Cuci Diperkirakan Paling Laris

Belajar meracik kopi juga tidak di sembarang tempat, Edy belajar menjadi seorang Barista di Cafe Florian di Venice Italia. Di cafe yang sudah ada sejak abad 18 ini, skillnya semakin terasa. Untuk diketahui, di café ini secangkir kopi saja dihargai 10 Eouro (Rp 160 ribu).

Hasil dari belajar dengan banyak orang asing, mengasah keahliannya komplit, karena tidak hanya bisa menjadi seorang Barista dan Bartender, bahkan dia juga seorang Sommelier (ahli minuman Wine/anggur). Sehinga dia sering dipercaya memilih minuman terbaik di restoran maupun bar yang dikelolanya.

“Saya selalu punya target dalam karir saya, sehingga saya juga suka belajar. Agar kemampuan saya juga terus terasah, termasuk ketika saya dipercaya menjadi Manager F&B, saya juga belajar banyak, tidak hanya sekedar menyajikan manakan dan minuman, namun juga secara manajeman harus ahli,” serunya. (han/svc/ap)

Baca juga:  Pulihkan Ekonomi, BPR Arto Moro Perkuat Kredit UMKM

Editor : Agus AP

Menarik

Artikel Terkait

Terbaru

Lainnya

Populer

Artikel Menarik Lainnya