alexametrics

Posko di Kelurahan Bongsari Tetap Aktif Meski Covid-19 Mulai Turun

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Awal kemunculan pandemi Covid-19 memang membuat masyarakat mudah merasa takut. Seiring berjalannya waktu, kurva pandemi pun semakin naik. Hal tersebut membuat Pemerintah Kelurahan Bongsari, Kecamatan Semarang Barat melaksanakan program yang telah dicanangkan Pemerintah Kota Semarang yakni Kampung Siaga Candi Hebat. Gotong royong dan swadaya menjadi kunci kelancaran program tersebut.

Pemerintah Kelurahan Bongsari dan warganya saling bersinergi dalam melaksanakan program Kampung Siaga Candi Hebat. Posko dibangun di tiap RW dan digerakkan langsung oleh warganya. Kegiatan yang dilakukan yakni penyemprotan desinfektan, tracer, penyediaan sembako, edukasi mengenai virus Covid-19, pembagian makanan, dan jaga telepon. Lurah Bongsari Agung Purnomo mengatakan, kegiatan jaga telepon sangat besar manfaatnya kepada para pasien Covid-19.

Baca juga:  Pandemi, Pembinaan Olahraga Tetap Jalan

“Awal pandemi Covid-19 itu kan orang-orang pada takut ya, jadi kalau ada pasien Covid-19 jadi terkucilkan. Hal ini kemudian ditangani dengan adanya jaga telepon,” ungkap Agung. Jaga telepon yakni kegiatan menelepon pasien Covid-19 yang dilakukan oleh warga relawan di masing-masing posko. Kegiatan ini membuat para pasien Covid-19 merasa lebih diperhatikan, terhibur dan mempercepat pemulihan.

Selain jaga telepon, sinergi warga Bongsari juga terlihat di kala ketersediaan lumbung pangan mulai menipis. Dana yang diperoleh posko didapat dari sumbangan warga Bongsari sendiri. “Jadi kan ada warga yang mampu dan kurang mampu. Nah warga yang mampu ini secara sukarela menyumbangkan uang atau sembako untuk ketersediaan lumbung pangan di posko,” ungkap Agung yang Desember ini telah masuk masa pensiun.

Baca juga:  Tak Punya Banyak Waktu, Dragan Mulai Siapkan Taktik

Agung mengungkapkan, warganya sangat patuh dan saling bergotong royong. Sekarang ini, kurva sudah menunjukkan penurunan yang drastis. Hal tersebut tidak membuat warga kelurahan Bongsari lengah akan Posko Kampung Siaga Candi Hebat. Mereka terus melakukan jaga rutin di posko secara bergiliran. Bahkan, karena jarangnya kasus Covid-19 yang terjadi membuat warga memanfaatkan posko tersebut sebagai posko untuk pendataan vaksinasi dan posko bencana alam.

“Sekarang ini, selain digunakan sebagai posko Covid-19, warga juga menggunakan posko Kampung Siaga Candi Hebat sebagai posko bencana alam. Karena kontur tanah di Kelurahan Bongsari kan mudah longsor dan kadang juga banjir,” tutur Agung. “Posko ini selalu aktif, karena warga juga merasa membutuhkan dan mereka merasakan manfaat dari adanya posko tersebut, jadi ya terus berjalan,” tambahnya.

Baca juga:  UMKM Benteng Ekonomi Warga Kelurahan Srondol Wetan

Agung sangat bersyukur dengan kekompakan warganya dalam menyikapi pandemi Covid-19. Vaksinasi di wilayahnya pun kini sudah mencapai lebih dari 80%. Pihaknya dan warganya saling bersinergi dalam penanganan pandemi Covid-19. “Sekarang Covid-19 sudah bukan momok lagi buat warga. Pasien Covid-19 tidak lagi dikucilkan, kemudian warga tidak takut lagi ketika harus mengurusi jenazah Covid-19 karena edukasi yang kita berikan,” ungkap Agung. (mg17/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya