alexametrics

Datangi Rumah Warga Kelurahan Bangunharjo untuk Ajak Ikut Vaksin

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Dalam rangka percepatan Vaksinasi Virus Covid-19, Pemerintah Kelurahan Bangunharjo, Kecamatan Semarang Tengah bekerjasama dengan puskesmas setempat mendatangi rumah warga. Lurah beserta jajarannya ingatkan warga pentingnya vaksinasi.

Lurah Bangunharjo Agus Triyono melakukan sosialisasi kepada sejumlah warga yang belum divaksin. Hal ini berkenaan dengan adanya warga yang masih belum melakukan vaksinasi. Agus menyampaikan, perlu adanya pendekatan khusus agar warga mau divaksin. “Kami melakukan jemput bola agar warga mau divaksin. Sebetulnya kami sudah melakukan sosialisasi secara umum kepada warga, namun masih ada saja warga yang belum vaksin,” jelasnya.

Dalam menangani pandemi Covid-19, pemerintah kelurahan terus melakukan sosialisasi agar masyarakat menjaga kebersihan lingkungan, serta mematuhi imbauan pemerintah untuk menjaga protokol kesehatan. Selain itu, kelurahan juga membuat posko kesehatan masyarakat. Harapannya, masyarakat dapat mendapatkan pelayanan kesehatan dengan cepat.

Baca juga:  Anggaran Karang Taruna akan Dinaikkan, Tingkat Kelurahan Rp 10 Juta, Kecamatan Rp 15 Juta

Selain dari itu, dalam hal percepatan pemulihan ekonomi di masa pandemi, kelurahan mengadakan lumbung kelurahan untuk membantu kebutuhan pokok masyarakat. Dalam hal ini, pihak kelurahan bekerjasama dengan CSR. Kelurahan juga memberikan dukungan lebih, dalam hal peningkatan UMKM. Apalagi dengan adanya Kampung Tematik Jajanan Koeno Tempoe Doeloe yang mana banyak UMKM berjualan disitu.

Kampung tematik ini dibentuk pada 2018 silam. Latarbelakangnya adalah banyak penjual makanan di kelurahan setempat, sehingga menjadi simbol bagi masyarakat sekitar. Warga berjualan setiap pagi dan menerima pesanan. Ada berbagai macam jajanan di sana, seperti ganjrel, onde-onde, maromi, nagasari, kue cucung, dan kue lapis.

Makanan andalannya adalah ganjrel, singkatan dari ganjel rel, roti khas Semarang. Makanan ini berwarna coklat, ada wijennya, dengan rasa jahe dan rempah. Selain itu juga ada maromi, yaitu makanan sejenis gelek. “Dengan adanya kampung tematik, cukup meningkatkan penghasilan warga di masa pandemi ini” tambahnya.

Baca juga:  Berusaha Selesaikan Sengketa Tanah dan Genangan di Kelurahan Karangroto

Pemerintah Kelurahan Bangunharjo juga melakukan kerjasama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang untuk mengadakan pelatihan UMKM. Dengan adanya pelatihan tersebut, diharapkan dapat meningkatkan perekonomian warga. Pelatihan ini diharapkan dapat menbantu warga agar ke depannya kampung Jajanan Tempoe Doeloe dapat semakin ramai dan diminati masyarakat luas. (cr1/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya