alexametrics

Warga Kelurahan Karang Kidul Jalin Sinergi Merawat Pohon Sukun

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Penanaman pohon sukun yang digalakkan Pemerintah Kota Semarang rupanya disambut baik oleh warga Kelurahan Karang Kidul. Bahkan, antusiasme warga terlihat dalam sinergi merawat dan memelihara pohon sukun tersebut.

Kelurahan Karang Kidul, Kecamatan Semarang Tengah mendapat pohon sukun sebanyak 50-an bibit. Pohon sukun tersebut ditanam di sepanjang sungai Seroja wilayah Karang Kidul. Selain untuk penghijauan, nantinya pohon sukun itu juga bisa dimanfaatkan warga setempat untuk bahan pangan.

“Kemarin di RW 3 sudah kami tanami 7 pohon sukun. Nantinya kalau pohon sukun itu sudah berbuah, bisa diolah warga sini. Sekaligus bisa dijual yang keuntungannya untuk warga juga,” kata Plt Lurah Karang Kidul Dwi Utami kepada Jawa  Pos Radar Semarang.

Tak hanya ketika menanam sukun. Sinergi warga Kelurahan Karang Kidul juga terlihat saat penanganan pandemi covid-19. Mereka bergotong royong membantu warga lain yang terdampak. Dengan memberikan makanan dan menyediakan obat-obatan.

Baca juga:  Kurangi Pengangguran Kelurahan Banjardowo Gencarkan Budidaya Jamur Tiram

Adapun untuk pemulihan ekonomi di Kelurahan Karang Kidul dengan memproduksi minuman sereh. Selain bisa untuk kesehatan, penjualan minuman tersebut juga mendongkrak ekonomi warga. Penjualan minuman sereh itu juga dilakukan melalui media online. Sehingga bisa menyasar konsumen lebih luas. Bahkan sempat mendapat orderan dari luar Kota Semarang.

“Itu di RW 2. Seringnya pesanan sih. Tidak hanya minuman sereh. Selain itu, masing-masing rumah di wilayah kami juga ditanami pohon kamboja. Nah, bunga nya itu dikeringkan dan bisa dijual. Nantinya bisa dibuat parfum juga. Untuk keuntungan itu diambil masing-masing rumah yang menjual bunga kamboja ke pihak ketiga. Kami pihak kelurahan memantau dan memfasilitasi mereka,” jelasnya.

Baca juga:  Sejumlah TPU Overload, Semarang Butuh Lahan Makam Baru

Saat ini, Kelurahan Karang Kidul yang memiliki 4 RW ini masih memfokuskan pada penataan lingkungan. Terlebih dengan adanya pohon sukun dirasa sangat bermanfaat untuk warga. Diharapkan melalui pohon sukun itu bisa menghidupkan kembali kelompok tani di wilayah Karang Kidul. Mengenai Nataru yang akan dihadapi, pihak kelurahan mengimbau kepada warga supaya tidak pergi liburan ke luar kota.

“Saya pengennya warga saya aman. Jadi diharapkan semuanya bersinergi saling menjaga dengan tidak pergi ke luar kota. Saling peduli itu yang bikin warga lainnya juga aman dari covid-19,” tandasnya. (dev/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya