alexametrics

Kelurahan Pendrikan Kidul Bakal Punya Kampung Inggris

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Kampung Ilmu yang berada di Kelurahan Pendrikan Kidul, Kecamatan Semarang Tengah digadang bakal menjadi Kampung Inggris. Itu karena setiap seminggu sekali terdapat hari khusus berbicara dengan menggunakan bahasa Inggris.

Selama pandemi covid-19, pihak Kelurahan Pendrikan Kidul gencar melakukan sosialisasi terkait bahaya dan penanganan covid-19. Warga di sana juga bersinergi dengan mendirikan posko Siaga Candi Hebat. Bahkan, vaksinasi di kelurahan tersebut sudah mencapai 90 persenan.

“Alhamdulillah di kelurahan kami sudah nol kasus covid-19. Karena dari kelurahan dan warga juga sigap melakukan penanganan. Kami juga dibantu oleh CSR yakni Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) dalam vaksinasinya,” ungkap Lurah Pendrikan Kidul Tati Trianingsih kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Tak hanya itu, Kelurahan Pendrikan Kidul juga bakal menjadi Kampung Inggris. Sebelum pandemi, semua warga di Pendrikan Kidul yang mayoritas pensiunan ini, bersemangat dalam belajar bahasa Inggris bersama mahasiswa. Mereka juga antusias melafalkan kata-kata yang asing itu.

Baca juga:  Warga Kelurahan Karang Kidul Jalin Sinergi Merawat Pohon Sukun

“Warga di sini mayoritas pensiunan. Juga ada pedagang. Nah yang pensiunan itu punya bisnis kos-kosan. Daripada mereka tidak ada kegiatan, sebelum pandemi mereka disibukkan dengan belajar bahasa Inggris bersama mahasiswa. Dan itu tidak hanya orang tua saja, ada juga anak-anak yang antusias ikut belajar di Kampung Tematik Kampung Ilmu itu,” jelasnya.

Rencananya, realisasi menjadi kampung Inggris itu akan dilakukan pada 2022. Itu juga belum pasti, lantaran saat ini masih dalam suasana pandemi covid-19. Akan tetapi, semangat dan gotong royong warga Pendrikan Kidul membuat pihak kelurahan optimistis bisa mewujudkan impian itu.

“Semoga bisa benar-benar terwujud. Karena itu sangat bagus. Dan itu juga keinginan warga kami,” harapnya.

Baca juga:  Kelurahan Kalibanteng Kidul Tanam Toga untuk Terajari

Tak hanya itu, Tati berharap kondisi perekonomian warganya bisa semakin pulih. Pihaknya juga menggandeng warga untuk mempromosikan produk atau dagangannya ke media sosial. Rupanya, hal itu memiliki dampak positif. Dalam pemulihan ekonomi pula, warga Pendrikan Kidul selalu gotong royong dan saling membantu.

“Warga kami tak sungkan untuk memberi dan menerima. Karena itu cara agar warga kami bisa lebih dekat dan bersinergi,” tandasnya. (dev/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya