alexametrics

Kampung Jahit Dongkrak Ekonomi Warga Kelurahan Tawangsari

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Pemerintah Kelurahan Tawangsari, Kecamatan Semarang Barat giat mengembangkan potensi yang dimiliki kampung jahit di wilayahnya. Potensi ini dikembangkan melihat skill yang dimiliki warga sangat baik dalam menjahit. Pihak kelurahan terus memberikan dorongan dan pengawasan agar mereka lebih semangat.

“Selama pandemi ini mereka memproduksi masker kain, meskipun jahitan lain juga diterima namun saat ini masih minim sekali kerena pakaian bukan kebutuhan pokok di masa pandemi ini,” kata Lurah Tawangsari Sunarti.

Sampai saat ini warga masih terus memproduksi masker untuk mencukupi kebutuhan mereka, mereka terus bergerak. Berhubung sebagian besar warganya tergabung dalam PKK, koordinasi antara kelurahan dan warga sangat mudah sehingga bisa terus dipantau perkembangannya. Mereka saat ini juga sudah memiliki langganan beberapa perusahaan dan perbankan yang memesan masker jahitan warga Tawangsari.

Baca juga:  Tiga Pensiunan ASN Pamerkan 45 Lukisan

“Dengan adanya ini masyarakat juga tampak sangat terbantu perekonomian mereka,” ujarnya.

Sementara dalam penanganan covid-19, kelurahan terus melakukan patroli PPKM, memberikan imbauan kepada penduduk dan pengusaha kuliner untuk menaati batasan yang sudah diatur oleh pemerintah kota. Selain itu pihaknya juga terus memberikan sosialisasi protokol kesehatan kepada masyarakat agar kasus korona tidak meningkat lagi.

Kelurahan juga menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak secara langsung dan mengalami kesulitan. “Di sini modelnya saling bantu, masyarakat yang berlebih membantu masyarakat yang kurang beruntung,” ungkapnya.

Selain itu pihak kelurahan bersama puskesmas juga melakukan tracking dan kunjungan kepada warga isoman untuk memberikan obat-obatan dan vitamin, dan minuman uwuh. Penyemprotan disinvektan juga terus dilakukan di kampung-kampung yang terkena covid maupun tempat umum.

Baca juga:  Perayaan Dilakukan Sederhana Penuh Khidmat

“Pelaksanaan vaksinasi PPKM terus dilakukan. Saat ini sudah mencapai 86 persen,” tuturnya. (bam/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya