alexametrics

BKM Topang Kebutuhan Warga Kelurahan Rejomulyo

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Rejomulyo menjadi ikut menopang kebutuhan warga Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan Mijen selama pandemi covid-19 berlangsung. Bahkan saat banjir melanda, BKM membuka dapur umum untuk korban banjir.

Lurah Rejomulyo Karsono mengungkapkan untuk menekan angka penyebaran virus korona, BKM berinisiatif menggunakan damkar motor untuk penyemprotan desinfektan. Hal itu dilakukan secara rutin, khususnya di area permukiman sekitar rumah pasien covid-19.
“Air sumur artetis juga kami salurkan untuk warga,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Dikatakan air tersebut telah digunakan 180 keluarga di Kelurahan Rejomulyo sejak 2017. Air dialirkan melalui tandon, lalu dapat digunakan masyarakat langsung untuk kebutuhan harian. Pasalnya di kawasan Kampung Bedug dan Kubur Sari tersebut akses air bersih cukup sulit. Sehingga pelayanan BMN tersebut sangat membantu warga.

Baca juga:  Kelurahan Karangtempel Jajakan UMKM Lewat Gerai Virtual

Tak hanya itu, saat terjadi banjir pada Maret lalu hampir semua warga terkena banjir. Aktivitas ekonomi maupun sosial terhambat. Para korban banjir sempat kesulitan mencukupi kebutuhan pangan. Namun pihak kelurahan bersama BKM Rejomulyo bekerjasama membuka dapur umum. “Selama banjir itu kita buka dapur umum di depan kantor kelurahan,” imbuhnya.

Dalam sehari pihaknya bisa membungkus 1.500 nasi untuk disalurkan ke rumah warga korban banjir. Perangkat kelurahan dan pegawai BKM berkeliling ke rumah warga atau pun titik pengungsian.

Dikatakann, selama ini bantuan material diberikan oleh pihak luar kelurahan. Sembako dari pemkot cukup sering disalurkan ke warga terdampak covid-19. Sedangkan kebutuhan masker dan hand sanitizer disokong oleh BKM. Karena kondisi perekonomian warga setempat hampir sama, di bawah rata-rata. “Kami lihat sektor perekonomian seperti Kampung Batik mulai merangkak dan kegiatan masyarakat aktif kembali,” jelasnya.

Baca juga:  Kelurahan Bubakan Kembali Siapkan Festival Durian

Kampung Batik merupakan salah satu Kampung Tematik yang dimiliki Kota Semarang. Bahkan sudah menjadi salah satu tujuan wisata unggulan. Harapannya, keberadaan Kampung Batik bisa memberikan dampak positif bagi warga sekitar kampung. (taf/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya