alexametrics

Panen Sayur Tambah Pendapatan Warga Kelurahan Salaman Mloyo

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Pemerintah Kelurahan Salaman Mloyo, Kecamatan Semarang Barat terus memberikan dorongan kepada masyarakat untuk mengembangkan kampung tematik. Kampung tematik yang saat ini sedang dikembangkan adalah kampung tematik petani perkotaan kebun kita.

“Dengan adanya kampung tematik ini otomatis ekonomi warga juga akan ikut meningkat. Tanaman di kampung tematik ini sangat beragam ada buah, sayur, tanaman toga, bahan pokok seperti singkong dan umbi-umbian,” kata Lurah Salaman Mloyo Retno Setyaningsih.

Pihak kelurahan dan warga juga terus merawat tanaman tersebut, agar hasilnya dapat dimanfaatkan warga. Tak hanya itu hasil panen juga akan didistribusikan ke,pasar-pasar untuk menunjang perekonomian warga. “Warga sangat antusias dalam merawat dan juga mengembangkan kampung tematik ini,” ujarnya.

Sementara untuk penanganan covid-19 di kelurahan Salaman Mloyo dibentuk satgas dan juga sinergi dengan babinsa, dan bhabinkamtibmas. Puskesmas juga terus standby untuk melakukan tracking jika ada warga yang terkena covid.

Pihak kelurahan juga memberikan sembako bagi warga yang ditracking dan bahkan warga Salaman Mloyo yang membutuhkan dengan CSR dan bantuan dari pemerintah kota. Saat ini di kelurahan sudah tidak menemukan kasus covid-19 .

Sebelumnya kelurahan juga memanfaatkan rumah dinas lurah untuk di gunakan sebagai tempat isoman. Namun tidak terpakai karena warga memilih untuk isolasi di rumah masing-masing. Tak hanya itu jogo tonggo juga terus digalakkan untuk membantu warga yang isolasi mandiri untuk memberikan bantuan kebutuhan pokok mereka.

Sementara capaian vaksinasi di kelurahan Salaman Mloyo sudah mencapai 90% karena kelurahan terus melakukan jemput bola. Selain itu kelurahan juga memfasilitasi vaksinasi di balai kelurahan. “Kita terus menggencarkan vaksinasi agar kasus covid-19 ini benar-benar bisa teratasi di kelurahan Salaman Mloyo dan di kota Semarang umumnya,” tuturnya.

Tak hanya itu, dalam memberdayakan masyarakat kelurahan lakukan sosialisasi penyakit tidak menular, membentuk posbindu untuk lansia dan warga usia 15-60 tahun. (bam/ton)

Menarik

Artikel Terkait

Terbaru

Lainnya

Populer

Artikel Menarik Lainnya