alexametrics

Kelurahan Bambankerep Siapkan Wisata Religi di Kampung Tematik

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Pemerintah Kelurahan Bambankerep, Kecamatan Ngalitan menrecanakan wisata religi yang terhubung dengan kuliner dan Kampung Tematik Sulam Pita. Pihak kelurahan menggandeng perusahaan di sekitar wilayahnya untuk menyerap tenaga kerja dari masyarakat Babankerep.

Lurah Babankerep Agung Susilo menjelaskan Kelurahan Babankerep memiliki Kampung Tematik Sulam Pita RW 3. Selain itu, terdapat petilasan dari Sunan Kalijaga dan di dekatnya terdapat Sendang Mbelek. Ia berencana membuat wisata religi di tempat tersebut.

Ia berencana membuat wisata kuliner di dekat sendang dan Kampung Tematik. Karena banyak masyarakat yang menjual berbagai macam kuliner di sekitar. Pihaknya berencana menggandeng CSR dari luar. “Rencananya seperti itu,” katanya.

Baca juga:  Wujudkan Pelayanan Publik Bebas Korupsi, Kemenkumham Jateng - KPK RI Bangun Sinergi

Di RW 1, banyak warga yang menanam tanaman melalui hidroponik. Di RW 4, pelaku UMKM berjumlah 25 UMKM. Kelurahan Babankerep memiliki wialayah yang 30 persen wilayahnya menjadi kawasan industri.

Penanganan covid-19 di Kelurahan Babankerep yang pernah dilakukan antara lain, menyediakan rumah isoman. Bersama babinsa, bhabinkamtibmas, mereka melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar selalu taat prokes. Selain itu, pihaknya bekerja sama dengan puskesmas melakukan tracking, membentuk posko Siaga Candi Hebat. ”Untuk memberikan bantuan sembako kepada masyarakat yang terdampak covid-19.”

Ia selalu menjalankan program posko Siaga Candi Hebat. Bahkan, mereka membuat program yang memberikan penyesuaian terhadap masyarakat. Seperti menggenjot vaksinasi kepada warganya dengan menggandeng CSR. Vaksinasi di Bambankerep sudah mencapai 78 persen warga. “Edukasi tentang prokes tetap ada,” katanya.

Baca juga:  SDN Pekunden Wajibkan Anak Hormati Garuda dan Lafalkan Pancasila

Agung menjelaskan pihaknya akan mengadakan peningkatan daya tahan imun dengan mengajak para kader PKK. Kemungkinan diadakan seminggu tiga kali yang ditujukan kepada warga yang kurang mampu. “Jadi pembagiannya Senin susu sama buah, Rabu kita beri sayuran dan lauk pauk, dan hari Jumatnya kita bagikan Jumat berkah nasi bungkus dengan wedang,” ungkapnya.

Pemulihan ekonomi dilakukan secara memberikan fasilitas kepada UMKM dan urban farming yang memperkuat ketahanan pangan. Selain itu, pihaknya akan menggandeng perusahaan dari wilayah untuk menyerap tenaga kerja dari masyarakat Babankerep.

Pihaknya akan menggandeng CSR untuk memberikan bantuan kepada masyarakatnya yang kurang mampu “Paling tidak membantu mereka lah. Kita juga mengadakan pelatihan-pelatihan untuk menggugah semangat masyarakat” jelasnya. (fgr/ton)

Baca juga:  Wadahi Pemuda Berkarya, Dragon Gelar KVFI dengan Total Hadiah Rp 80 Juta

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya