alexametrics

Kampung Jajanan Pasar di Kelurahan Pedurungan Tengah Tetap Bergeliat

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Kampung Tematik Jajanan Pasar di Kelurahan Pedurungan Tengah, Kecamatan Pedurungan tetap bergeliat selama pandemi covid-19 mewabah. Sebanyak 15 pelaku UMKM pembuat jajanan pasar justru berkolaborasi melayani pesanan.

Geliat perekonomian hasil jajanan pasar itulah yang menjadi penopang utama kehidupan warga RT 06 RW 09. Mereka dapat memenuhi segala kebutuhan keluarga dari hasil jualan. Mulai dari klepon, wajik, arem-arem, tahu bakso, dan masih banyak lainnya. “Produksi jalan terus, malah kadang jam enam pagi udah habis,” kata Lurah Pedurungan Tengah Eko Fitri Ariyanto.

Para pembeli yang datang ke sana tak hanya untuk dikonsumsi pribadi. Namun juga para pedagang pasar yang mengambil berbagai jenis jajanan untuk dijual kembali di tempatnya masing-masing.
Di samping itu kelompok tani di RT 01 juga cukup aktif menanam sayuran di halaman rumahnya. Sehingga sebagian kebutuhan pangan warga tercukupi dengan hasil tani sendiri. Seperti cabai, terong, tomat, dll.

Baca juga:  Pemerintah Kelurahan Muktiharjo Kidul Gunakan Grup WA untuk Tracing Covid-19

Lebih lanjut Eko menceritakan, wilayahnya telah menyandang predikat nol Kasus covid-19 sejak beberapa bulan lalu. Pasalnya setelah gelombang covid-19 terbesar pada Juni-Juli lalu warga menjadi lebih sadar soal PHBS dan adanya penyebaran virus.

Setelah Agustus, kasus sebaran covid-19 di Pedurungan Tengah perlahan menuju angka nol. Menurutnya warga sudah paham risiko kematian akibat covid yang terjadi sebelumnya.
Meski begitu tracing tetap berjalaln hingga hari ini. Untungnya hampir semua pihak setuju dengan pengambilam sampel acak oleh kedua tracer. “Mulai dari sekolah, pasar, pabrik, permukiman, kita tracing terus sampai sekarang,” imbuhnya.

Saat ini warga fokus menyiapkan diri mencegah risiko wabah DBD dan cikungunya di musim penghujan. Mereka getol melakukan kerja bakti mingguan di setiap RT. Membersihkan selokan, memberantas jentik nyamuk, dan upaya lainnya. “Kemarin sudah ada satu yang kena DBD, kami nggak mau ada yang lain,” jelasnya. (taf/ton)

Baca juga:  Kelurahan Tawangmas Gandeng Lembaga Berdayakan Masyarakat

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya