alexametrics

Olahan Mangga dan Jambu di Kelurahan Sembungharjo Punya Nilai Lebih

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Kelurahan Sembungharjo, Kecamatan Genuk siapkan Kampung Tematik Olahan Buah. Banyaknya pohon manga dan jambu di wilayah tersebut jadi unggulan.

Lurah Sembungharjo Sumarjono menjelaskan berbagai pelatihan digelar di kampung tematik. “Peserta pelatihan-pelatihan adalah warga Sembungharjo,” katanya.

Pelatihan tersebut di antaranya olahan produk buah, packing, dan pemasaran. Ia berharap keberadaan kampung tematik ini bisa mengurangi pengangguran. Kampung tematik olahan buah bisa memberdayakan potensi wilayah. Tidak hanya panen dan dijual ke tengkulak, namun dapat diproses lebih lanjut seperti menjadi asinan, dodol, jus dan aneka es. “Supaya masyarakat tahu produk yang dihasilkan dari buah tersebut,” jelasnya.

Saat ini Kampung Tematik Olahan Buah di RW 2 Sembungharjo sudah memasuki pengerjaan sarana prasarana, yakni saluran dan pembangunan tanda kampung tematiknya. Ia bersyukur antusiasme warga dalam melakukan pelatihan-pelatihan sangat tinggi. Sumarjono berharap melalui pelatihan-pelatihan tersebut bisa memberdayakan masyarakat terutama ibu-ibu agar menambah pemasukan keluarganya.

Baca juga:  Jasa Raharja Gandeng Korlantas Sinergikan Aplikasi JRKu dengan ETLE

Sumarjono adalah lurah baru Sembungharjo. Ia menjelaskan, menjadi lurah merupakan suatu amanah yang harus dijalankan sebaik-baiknya, apalagi menjadi lurah merupakan tugas baru yang ia emban. Sumarjono selalu menanyakan kepada warganya bagaimana tindak lanjut setelah dilakukan pelatihan-pelatihan di kampung tematik. Karena buah yang menjadi komoditas kampung tematik termasuk buah musiman. “Apakah hanya menambah ilmu saja, atau berkelanjutan terus,” katanya.

Sementara terkait vaksinasi di Sembungharjo sudah hampir 80 persen. Pihaknya selalu koordinasi dengan ketua RT, ketua RW supaya mendata warganya yang belum vaksin. Kemudian pihaknya menggandeng puskesmas agar melakukan jemput bola di tingkat RW. Bahkan ia berkoordinasi dengan ketua RT, dan ketua RW meminta puskesmas agar vaksinasi dilakukan saat akhir pekan. Ini untuk menyiasati keberadaan warga yang bekerja. “Untuk mendekatkan warga agar mau vaksin,” ungkapnya.

Baca juga:  Tiga Kecamatan Tertinggi Covid-19, Didominasi Klaster Keluarga

Pihaknya bersinergi dengan Gerai Kopi Mi untuk mengkoordinasikan UMKM di tingkat kelurahan. Harapannya bisa memberdayakan UMKM yang ada di Sembungharjo.

Selain itu, pemerintah Kelurahan Sembungharjo selalu mensosialisasikan kepada pelaku usaha yang berdiri wilayah Sembungharjo agar merekrut tenaga kerja dari masyarakat Sembungharjo. Harapannya agar mengurangi pengangguran. “Sesuai yang dibutuhkan, tapi tolong manfaatkan SDM yang ada di sini. Karena Anda berdiri di sini,” katanya. (fgr/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya