alexametrics

Kelurahan Lamper Kidul Kembangkan Wisata Religi Mbah Kramat Jati

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Meski ekonomi masyarakat belum bisa meningkat 100 persen, pihak Kelurahan Lamper Kidul, Kecamatan Semarang Selatan terus memantau dan mendorong agar masyarakat mau bangkit dari keterpurukan. Saat ini, sebagai penunjang peningkatan ekonomi masyarakat, kelurahan mengembangkan kampung religi makam Mbah Kramat Jati atau Habib Hasan bin Yahya. Hal itu dilakukan mengingat minat wisata religi saat ini terus meningkat.

“Setiap Senin Pon ada pengajian dan selalu datang banyak peziarah dan itu yang akan memperbaiki ekonomi warga. Saat ini warga sudah mulai menyiapkan homestay, warung-warung, dan tukang parkir. Dengan ini otomatis pendapatan ekonomi akan meningkat,” kata Lurah Lamper Kidul Marjuki.

Selain itu, kelurahan terus menjalankan kelompok Gerai Kopi Mi yang beranggotakan 218 orang untuk meningkatkan perekonomian. Meskipun warga kena dampak pandemi, tapi mereka tidak sampai mati suri. Geliat UMKM mulai meningkat pada Agustus mengingat sudah adanya kelonggaran, di sana masyarakat sudah mulai terlihat ada kehidupan. Perekonomian juga terbantu dengan adanya ekonomi kerakyatan UMKM .

Pada Juni-Juli 2021 di Kelurahan Lamper Kidul mengalami masa genting peningkatan kasus covid-19. Bahkan sempat ada RT yang di-lockdown karena ada 112 warga yang terpapar. Untuk menangani itu kelurahan bekerjasama dengan babinsa, bhabinkamtibmas, puskesmas, PKK, RT, dan RW terus bersinergi. “Kami bahu- membahu menangani sekitar total 4200 warga. Kita kompak gandeng tokoh masyarakat, tokoh agama, dan memberikan sosialisasi setelah salat Subuh untuk tanggulangi covid,” ungkapnya.

Kelurahan juga menyediakan rumah isolasi untuk para penderita covid-19 yang bersedia isoman. Tracker dari DKK selalu stand by di kantor kelurahan. Camat, pemkot juga terus memberi support. Tak hanya itu bantuan dari pemerintah maupun CSR juga terus disalurkan kepada warga. “Sekarang ini kita juga sudah siapkan vaksinasi untuk usia 12 tahun ke bawah. Kita tidak bosen woro-woro mengajak masyarakat untuk vaksin,” jelasnya. (bam/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Lainnya

Naik Kereta Semenit Rp 4.427

Tingkatkan Kerukunan, Bagikan Kue Kranjang

Gedung Puskesmas Gringsing Kini lebih Representatif

Akses Jalan Alternatif Tertutup Longsor

Populer

Artikel Menarik Lainnya