alexametrics

Kelurahan Bubakan Kembali Siapkan Festival Durian

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Kampung Tematik Durian di RW 2 Kelurahan Bubakan, Kecamatan Mijen terus dihidupkan. Salah satunya dengan menggelar lomba makan durian. Bahkan, rencananya akan digelar sedekah bumi dengan kirab tiga gunungan mengelilingi wilayah.

Lurah Bubakan Winasis Catur Handoko menjelaskan, di Bubakan terdapat basis kampung tematik durian. Bahkan jika mengikuti festival durian, warganya banyak yang menang. “Durian lokal sini sudah terkenal juaranya,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Ia ingin membangkitkan kembali Kampung Tematik Durian RW 2 dengan mengadakan lomba durian. Terakhir lomba makan durian digelar Januari dua tahun lalu, sebelum badai covid-19 datang. “Lombanya cepet-cepetan makan durian,” katanya.

Lomba makan durian rencananya digelar pada awal 2022. “Kita harus koordinasi dengan satgas terkait, jika diperbolehkan ya kita adakan. Kita tawarkan dulu ke warga dan pengepul durian dulu,” katanya.

Baca juga:  BBPOM Semarang Temukan 107 Produk Tak Sesuai Ketentuan

Diakui, lomba makan durian sangat berdampak bagi perekonomian. Karena para pedagang durian dari Bubakan mendapatkan banyak untung. “Bahkan, pelaku UMKM sekitar juga diuntungkan,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya akan menghidupkan kembali budaya sedekah bumi di Bubakan yang telah lama vakum. Dengan mengarak tiga gunungan, yakni gunungan durian, gunungan rambutan, dan gunungan hasil bumi. “Otomatis dengan menghidupkan Kampung Tematik dengan Lomba Makan Durian dan Sedekah Bumi. Rencananya awal 2022,” jelasnya.

Di Bubakan juga terdapat potensi wisata religi. Makam Kiai Bathok sering diziarahi warga dari luar wilayah.

Terkait penanganan covid-19, pihak kelurahan melibatkan semua unsur masyarakat, termasuk babinsa dan bhabinkamtibmas. Mereka berpacu untuk menangani covid-19. Seperti kalau sudah ada yang terpapar, pihaknya menawari untuk isolasi mandiri atau di rumah dinas wali kota. Lumbung pangan juga tersedia di tingkat kelurahan, RW maupun RT.

Baca juga:  Kelurahan Kedungpane Terus Kembangkan Pariwisata dan Bangkitkan UMKM

Saat ini, pihaknya selalu memantau wilayah. Dan selalu mewanti-wanti warganya agar antisipasi jika ada klaster baru. “Kalau ada warga yang tidak memakai masker kita suruh pulang dulu untuk memakai masker. Tapi kalau kurang mampu, kita sediakan,” katanya.

Diakui, lebih dari 80 persen masyarakat Bubakan sudah tervaksin. Kendati demikian, mereka harus tetap waspada dan tidak boleh terlena meskipun sudah level satu. “Tetap patuhi protokol kesehatan,” kata Bhabinkamtibmas Bubakan Aiptu Andi Tri. (fgr/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya