alexametrics

Angkat Potensi Wisata, Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Kecamatan Tugu

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Menjadi wilayah paling barat di Kota Semarang tidak membuat Kecamatan Tugu berkecil hati. Inovasi untuk mengangkat perekonomian dilakukan pihak Kecamatan, salah satunya dengan mengangkat potensi wisata yang ada di tujuh kelurahan yang ada.

Camat Tugu Kusnandir menjelaskan dirinya memiliki tagar #tugubergeliat. Caranya dengan kerjasama atau sinergi antara pemerintah dan warga untuk mensukseskan program Pemerintah Kota Semarang. “Orientasi selama dua pekan saya menjabat sebagai camat di Tugu, banyak potensi yang bisa diangkat, misalnya potensi wisata, pertanian dan perikanan. Tiga potensi ini akan kami maksimalkan,” katanya.

Mantan sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang ini mencontohkan, di Kelurahan Tugurejo misalnya memiliki potensi wisata yang luar biasa, yakni Candi Tugu, wisata hutan mangrove dan pulau Tirang. Apalagi sudah ada kapal milik kelompok sadar wisata (pokdarwis) yang siap mengantar wisatawan ke hutan mangrove ataupun pulau Tirang.

Baca juga:  Bagana Tingkatkan Skill Kebencanaan

“Kemarin Candi Tugu sudah kita bersihkan, nanti akan kita kembangkan dan berikan ornamen yang instagramable. Wisata mangrove pun sudah, tinggal pemasarannya yang akan dikemas lebih baik. Kami akan adakan one day tour untuk mengenalkan wisata yang ada,” tuturnya.

Potensi lainnya, lanjut Kusnandir adalah wisata mancing yang ada di wilayah pesisir. Banyak tambak ataupun rumpon yang bisa dijual ke wisatawan. Misalnya memberikan spot selfie dan mendirikan pusat kuliner di pinggir sawah atau tambak yang bisa meningkatkan perekonomian masyarakat di masa pandemi. Ke depan juga akan ada pelatihan pembuatan pupuk organik dari limbah rumah tangga.

Sementara dari sisi kesehatan percepatan vaksinasi juga dilakukan dengan menggandeng Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang. Kusnandir mengaku memerintahkan lurah untuk door to door dan menjemput warganya untuk mau vaksinasi. “Capaian vaksinasi di Tugu masih sekitar 66 persen, saya minta lurah turun untuk memberikan sosialisasi kepada warga untuk mau divaksin,” tambahnya.

Baca juga:  Kelurahan Jerakah Berencana Tambah Kampung Tematik Gemar Membaca

Menjadi wilayah dengan tingkat kewaspadaan bencana, Kusnandir juga meminta agar jajarannya turun ke lapangan melakukan pemantauan dan melaporkan ke Kecamatan untuk diteruskan ke dinas terkait. “Saya nggak pengen karyawan hanya nongkrong di kantor. Harus turun ke wilayah, mengingatkan warga untuk membersihkan saluran, tidak menumpuk kotoran atau sampah, agar tidak terjadi banjir dan penyakit saat musim hujan,” jelasnya. (den/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya