alexametrics

Kurangi Pengangguran Kelurahan Banjardowo Gencarkan Budidaya Jamur Tiram

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Semarang terkenal dengan wilayah yang lembab terutama pada daerah pesisir laut. Kondisi ini dimanfaatkan oleh warga di Kelurahan Banjardowo, Kecamatan Genuk untuk mengembangkan usaha jamur tiram. Kegiatan ini diharapkan bisa mengurangi jumlah pengangguran dan mengangkat perekonomian warga.

Lurah Banjardowo Suhartono menjelaskan, wilayah Banjardowo memiliki potensi di wilayah RW 03 untuk mengembangkan usaha jamur tiram. Di wilayah ini masih banyak lahan pekarangan yang tersisa. Lahan ini lantas dimanfaatkan untuk budidaya jamur tiram oleh masyarakat sekitar.

Di samping dijual begitu saja Suhartono mengatakan untuk menambah nilai ekonomi masyarakat. Jamur tiram tersebut juga dikelola menjadi bermacam-macam makanan seperti nugget jamur, keripik jamur, sate jamur, bahkan puding jamur. Dimana selanjutnya akan jual melalui toko-toko dan pasar tradisional. “Diharapkan dengan olahan-olahan jamur tersebut bisa menyerap banyak sumberdaya masyarakat sehingga dapat mengurangi jumlah pengangguran di kelurahan Banjardowo,” ujarnya.

Baca juga:  Pembangunan Pusat Industri Kecil Menengah Logam Baru 44 Persen

Saat ini usaha budidaya jamur ini masih dalam tahap perkembangan di mana sempat beberapa instansi datang untuk melakukan pembinaan terhadap masyarakat RW 03. Usaha budidaya jamur tiram inipun sudah dipantau langsung oleh Pemerintah Kota Semarang. “Dengan ini nantinya dapat menyebar dan menginspirasi RW-RW yang lain sehingga nantinya dapat dijadikan daerah tematik kampung jamur di Semarang,” ungkap Suhartono.

Sementara itu Ketua Kelompok Tani Banjardowo Sanny mengatakan, saat ini untuk bibit jamur tiram ini masih dikirim dari luar daerah. Namun nantinya diusahakan dari pembibitan, pengolahan, dan penjualan akan dilakukan oleh masyarakat sendiri. Ia juga mengatakan untuk budidaya jamur tiram ini sendiri tergolong cukup cepat “Dalam sehari ini bisa dapat 2kg jamur dan dalam 4 bulan bisa sampai 350 kg jamur,” terangnya.

Baca juga:  BPR Arto Moro Gandeng PT NBP Perkuat Pembiayaan UMKM

Dalam penanganan Covid-19, pemerintah kelurahan bersama jajaran TNI dan Polri juga turut aktif menyosialisasikan protokol kesehatan pada masyarakat. Masyarakat selalu diingatkan untuk memakai masker, menjaga jarak serta mencuci tangan. Penyemprotan desinfektan juga dilakukan di tempat-tempat umum. Tak lupa dengan pelaksanaan vaksinasi untuk masyarakat yang digelar di kantor kelurahan setempat. (mg19/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya