alexametrics

Pasar UMKM Kelurahan Jatingaleh Gerakkan Ekonomi Warga

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Gelar pasar kuliner sebagai upaya pemulihan ekonomi di Kelurahan Jatingaleh, Kecamatan Candisari. Kampung Lele juga menjadi potensi wilayah lainnya.

Lurah Jatingaleh Harkat Purwatmoko Setiawan menjelaskan Kelurahan Jatingaleh memiliki 10 RW dan 58 RT. Potensi wilayah adalah banyak UMKM yang masih bertahan di RW 2. Bahkan setiap minggu pagi selalu mengadakan pasar UMKM.

Pemerintah kelurahan menyediakan tempat untuk para pelaku UMKM menjajakan kulinernya sebagai upaya pemulihan ekonomi. Bahkan, pihaknya akan mengajukan tempat tersebut menjadi Kampung Kuliner “Jadi seperti pasar tiban, tiap minggu pagi dari jam 6,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Ia menambahkan, terdapat kampung Lele yang berada di RW 8 dari 2017. Awalnya hanya beberapa warga yang menjadi pembudidaya lele. Namun, kini terdapat 20 warga yang membudidayakan lele, bahkan hasilnya sudah dipasarkan. “Dulu hasilnya dikonsumsi sendiri, namun sekarang mulai dipasarkan,” katanya.

Baca juga:  Terdengar Suara Tangis hingga Mesin Ambulans Menyala Sendiri

Dalam penanganan covid-19, Kelurahan Jatingaleh memiliki Kampung Siaga Candi Hebat di RW 6. Jogo Tonggo selalu dilakukan sekaligus menjadi percontohan di RW lain. Pihaknya juga menggandeng CSR dari berbagai pihak.

Ia menambahkan, kerja sama Lazis Jateng memberi bantuan paket sembako. Bahkan, sudah dua kali ada bantuan bagi warga yang terdampak covid-19 dan yatim piatu. “Semoga kerja sama ini terus berlanjut,” jelasnya.

Abdul Rohim dari Lazis Jateng menjelaskan pihaknya menyalurkan bantuan dari para donatur kepada mitra Lazis Jateng yang berada di Kelurahan Jatingaleh. “Terima kasih kepada para donatur. Sudah kami salurkan. Semoga bermanfaat,” katanya. (fgr/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya