alexametrics

Kelurahan Pedalangan Terus Menambah Kampung Tematik

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Kampung Togayu dan Kampung Ramah Anak menjadi salah satu program unggulan baru di Kelurahan Pedalangan, Kecamatan Banyumanik. Lurah Pedalangan Nanik Kusrini menjelaskan, potensi Kelurahan Pedalangan memiliki bergai macam potensi di tiap RW nya.

Karena struktur masyarakat yang terdiri dari perumahan dan permukiman penduduk asli. Permukiman asli hanya ada di RW 1 sampai RW 4. Sedangkan RW 5 sampai RW 11 merupakan daerah perumahan.

Potensi wilayah yang sudah digarap adalah hasta karya di RW 5. Di sana ada beberapa kerajinan, seperti batik, rajut, sulam pita, limbah sampah menjadi souvenir, dan batik ecoprint. Dari kerajinan itu semua jadilah Kampung Tematik Hasta Karya pada 2017. “Mulanya dari ibu-ibu mengikuti pelatihan-pelatihan dari Dinas,” katanya.

Baca juga:  Membahayakan, Tiga JPO Diperbaiki

Dari pelatihan yang ditekuni, ibu-ibu di Kampung Hasta Karya kini menjadi narasumber. Diakui, sebelum pandemi covid-19, pemberdayaan tersebut sudah berhasil menjual paket pelatihan dan snack. Bahkan yang mengikuti pelatihan dari berbagai daerah, seperti Jakarta, Cirebon, dan Kudus. Dengan hanya membayar sekitar Rp 60 ribu per orang. “Jadi kita mempromosikan ke daerah lain. Sana yang ke sini. Sinau. Kan kita ada kerja sama dengan bironya,” katanya. Namun karena pandemi, kegiatan ini terhenti.

 

Ia menambahkan, di RW 3 terdapat taman toga dengan luas 300 meter. Bahkan pernah meraih juara di tingkat nasional. “Kemarin dari Kementrian Lingkungan Hidup, kemudian dinilai. Alhamdulillah dapat kategori. Masyarakat sini luar biasa,” jelasnya.

Baca juga:  Jenazah Kopda Muslimin Tidak Dimakamkan Secara Militer

Di RW 1, ia menggalakkan penanaman sirih. Karena banyak manfaatnya, selain mengusir nyamuk, sirih juga bermanfaat untuk kesehatan, sepertu teh dan sabun. Pihaknya berencana untuk mengusulkan kampung tematik baru, yakni Kampung Tematik Togayur (Toga dan Sayur) di RW 3 tahun ini. Karena pemberdayaan sudah bagus dan banyak pelaku UMKM. “Makanya saya kemas dalam Kampung Tematik Togayur, bulan ini pembangunan,” jelasnya.

Selain itu, di RW 6 mengusulkan Kampung Tematik Ramah Anak tahun depan. Karena ada lapangan, balai, tempat olah raga, dan perpustakaan. Rencananya ada taman bermain, lapangan olah raga, dan perpustakaan tempat baca. “Tahun depan baru saya usulkan. Karena kami memiliki Kampung Bermain Anak, tempat wisata Taman Tirtoagung, embung tempat mancing.,” jelasnya.

Baca juga:  Proyek Jalan Sriwijaya Ditarget Selesai Oktober

Upaya pemulihan ekonomi, sudah dirintis kembali. Seperti menawarkan kembali pemberdayaan pelatihan Kampung Hasta Karya dengan sistem paket, dan mengikuti berbagai pameran-pameran. “Kita bangkit lagi lah. Karena interaksi para kader sempat berkurang,” katanya. (fgr/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya