alexametrics

Razia PPKM di Kelurahan Ngaliyan Digelar dengan Persuasif

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Penyuluhan tentang protokol kesehatan secara persuasif dilakukan Pemerintah Kelurahan Ngaliyan. Setiap pagi mereka melakukan patroli masker. Sedangkan setiap malam digelar patroli PPKM. Kegiatan dilakukan bersama jajaran TNI, Polri dan instansi terkait lainnya.

Lurah Ngaliyan Nur Kholis menjelaskan apabila ada pedagang yang melebihi waktu yang ditentukan selama PPKM berlangsung maka akan ditegur. Jika diulangi sebanyak tiga kali, ia tak segan memberi sanksi tegas berupa penyitaan KTP hingga larangan membuka lapak di sekitar Kelurahan Ngaliyan.

Para pedagang yang disita KTP-nya bisa mengambil di kelurahan. Namun, dengan surat pernyataan tidak akan mengulangi kembali. “Jika mengulangi kembali, kami tidak segan untuk menutup warungnya dan tidak boleh berjualan kembali,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Diakui, dengan adanya sanksi tersebut para pelaku UMKM yang melanggar banyak yang jera dan tidak mengulanginya. “Karena untuk mengurangi kerumunan sekaligus mematuhi peraturan,” jelasnya.

Baca juga:  Belum Ada Titik Temu, Pedagang Johar Wadul Dewan

Penghijauan giat dilakukan oleh warga. Sejumlah bibit pohon telah ditanam untuk menambah tanaman hijau di Ngaliyan.

Upaya pemulihan ekonomi di kala pandemi juga dilakukan. Pihak kelurahan mengadakan pasar takjil sehat saat Ramadan. Pasar tersebut diadakan di depan kantor kelurahan. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memberi kesempatan kepada para pelaku UMKM untuk memasarkan produknya.

“Jadi yang puasa mendapatkan takjil, dan pelaku UMKM dapat pemasukan,” jelasnya. Ia berharap dengan adanya kegiatan tersebut menjadi langkah awal dalam memulihkan ekonomi yang berada di wilayah Kelurahan Ngaliyan. (fgr/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya