alexametrics

Pasar UMKM untuk Pulihkan Ekonomi Warga Kelurahan Krapyak

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Warga Kelurahan Krapyak, Kecamatan Semarang Barat merencanakan kegoatan pasar UMKM yang digelar setiap minggu. Program ini diharapkan bisa memulihkan ekonomi masyarakat yang terpuruk selama pandemi. Selain itu juga digencarkan budaya menanam pohon melalui Kampung Agro dan Kampung Toga.

Pasar UMKM sebenarnya dulu pernah diadakan sebelum pandemi di Jalan Subali. Namun, selama pandemi covid-19, pasar UMKM ditiadakan.

Lurah Krapyak Hendro Wahono menjelaskan, pihaknya sudah berencana membuka pasar UMKM yang semula di Jalan Subali beralih ke Jalan Hanoman Raya. Pemindahan tersebut dilakukan karena Jalan Hanoman Raya lebih lebar, sehingga banyak UMKM yang bisa menjajakan hasil usahanya. “Konsepnya mirip dengan CFD,” katanya.

Baca juga:  Ekonomi Kembali Bergerak di Kampung Asap Kelurahan Bandarharjo

Ia menambahkan, terdapat banyak potensi yang ada di Kelurahan Krapyak. Selain banyak UMKM, terdapat juga dua kampung tematik yang memiliki tema tumbuhan, yakni Kampung Tematik Agro di RW 7 dan Kampung Tematik Toga di RW 1.

Kampung Tematik Agro kini sudah terawat kembali. Saat pandemi, Kampung Agro kurang terperhatikan. Kini berbagai macan tanaman hias kembali dibudidayakan untuk mempercantik lingkungan.

Sedangkan Kampung Toga memiliki konsep Tanaman Obat Keluarga. Di sana terdapat tanaman daun kelor dan cabai sebagai ciri khasnya. Selain itu, berbagai tanaman obat ditanam di Kampung Toga, seperti jahe merah, pandan, kunyit, dan tanaman obat lainnya.

Diakui, melalui kampung-kampung tematik tersebut menjadikan masyarakat lebih menyayangi lingkungan dan peduli terhadap tanaman. Selain itu, terdapat juga warga yang bisa memproduksi obat-obatan dari tanaman obat tersebut. (fgr/ton)

Baca juga:  Momentum Ramadan, Horison Ultima Semarang Berbagi Bersama Anak Panti Asuhan Muwanah

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya