alexametrics

Program Pemulihan Ekonomi, Kelurahan Pandean Lamper Rencanakan Gelar Bazar UMKM

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Kelurahan Pandean Lamper, Kecamatan Gayamsari memiliki banyak program untuk menangani covid-19. Selain terkait Kesehatan, pemulihan ekonomi juga jadi perhatian.

Program-progam yang sudah dilakukan pemerintah Kelurahan Pandean Lamper antara lain Jogo Tonggo, operasi patuh masker, menyalurkan bantuan baik dari warga, pemkot dan CSR lainnya, melakukan senam imun bagi lansia, serta rutin mendata warganya terkait dengan vaksinasi yang dibantu oleh Gerakan Remaja Cegah dan Pantau Covid-19 (Gercep) Pandean Lamper.

Lurah Pandean Lamper Muhammad Tavip menjelaskan, Jogo Tonggo dilakukan apabila terdapat warga yang terpapar covid-19 maka dia akan diinapkan ke posko isolasi mandiri milik kelurahan. Tiap RW juga memiliki posko isolasi mandiri dengan memanfaatkan rumah warga yang tidak terpakai.

Baca juga:  Kelurahan Wonoplumbon Siapkan Hadiah untuk Pembayar PBB

Operasi patuh masker rutin dilakukan pagi dan malam. Pihaknya juga melibatkan babinsa, bhabinkamtibmas, LPMK, ketua RT, ketua RW dan tokoh masyarakat. Sebelum melakukan patroli PPKM, pemerintah kelurahan sering bertemu tokoh masyarakat secara informal. “Kadang pertemuan informal juga membahas kamtibmas dan PTSL. Jadi tidak melulu soal pandemi,” katanya.

Diakui, ketika melaksanakan patroli PPKM sering ditemukan warga yang tidak taat protokol kesehatan. Bahkan, tim pernah menemui pemuda yang menggelar pesta mabuk-mabukan di dekat pasar daging. “Kalau kami menemui itu, kami akan memberi sanksi berupa pembinaan fisik seperti push up, sehingga dapat diselesaikan secara kekeluargaan. Sekarang Alhamdulillah tidak ada lagi semacam itu, masyarakat sudah pada taat,” katanya.

Baca juga:  Kelurahan Tlogosari Wetan Bangun Kampung Tematik Jajajan

Sementara untuk memulihkan ekonomi warga, pihaknya berencana menggelar bazar UMKM di dekat kelurahan setiap empat bulan sekali. UMKM di Kelurahan Pandean Lamper sudah terkoordinasi melalui Gerai Kopimi yang mewadahi seluruh UMKM di tingkat kelurahan, kecamatan, maupun kKota. “Kami juga melakukan sosialisasi kredit dengan bunga yang ringan agar pelaku UMKM dapat memperoleh modal dan usahanya kembali berjalan,” ungkapnya. (fgr/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya