alexametrics

Kedisiplinan Warga Kelurahan Tugurejo Tidak Boleh Kendor

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Pemerintah Kelurahan Tugurejo, Kecamatan Tugu bersama dengan RT, RW, FKK, PKK, dan tokoh masyarakat selalu mengimbau masyarakat untuk patuh protokol kesehatan. Patroli PPKM dengan membagikan masker ketika menemui warga yang tidak memakai masker terus dijalankan. Meskipun Semarang sudah masuk kategori level 1, kewaspadaan tak boleh kendor.

Lurah Tugurejo Abdul Wakhid menjelaskan ketika menemui warga atau tamu yang tidak memakai masker, maka ia akan memberinya masker. Baik itu masker satu kali pakai maupun masker kain yang dapat dipakai berulang kali. “Supaya terhindar dari debu dan virus,” katanya.

Patroli PPKM juga diselingi dengan sosialisasi program-program Pemerintah Kota Semarang. Mulai dari ketertiban, keamanan hingga menggerakkan potensi ekonomi.

Baca juga:  Kembangkan Potensi Kampung Wisata Perkotaan

Diakui, banyak warga Tugurejo yang memiliki usaha kecil-kecilan di bidang kuliner. Mereka menjajakan di sepanjang Jalan Tugurejo raya, sehingga memakan badan jalan yang mengakibatkan tersendatnya lalu lintas.

Wakhid sering turun tangan langsung menasehati penjual sekaligus membagikan masker. “Jangan memakan badan jalan, makanannya jadi tidak higienis karena tercemar debu langsung dari pengendara mobil,” ungkapnya.

Dalam pemulihan ekonomi, pemerintah Kelurahan Tugurejo mengusulkan adanya Kampung Tematik Gerbang Elok (Gerakan Bangkit Ekonomi Lokal). Kampung tersebut berada di utara rel kereta api yang memiliki potensi berupa sawah dan tambak.

Rencananya di Kampung Tematik Gerbang Elok terdapat pemancingan dan perahu. Sebuah daya tarik wisata lokal yang diharapkan bisa mengangkat ekonomi warga setempat. Wakhid menjelaskan, kini kampung tersebut sudah tahap pembangunan yang ditandai adanya gazebo.

Baca juga:  Aneka Potensi Wisata Ada di Kelurahan Nongkosawit

Ia berencana para PKL yang berada di sepanjang Jalan Tugurejo Raya akan dipindahkan ke Kampung Gerbang Elok. “Jadi, di sana akan ada wisata sekaligus menjadi pusat perekonomian warga,” ungkapnya. (fgr/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya