alexametrics

Bekerja Sesuai Passion

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID – Bekerjalah sesuai passionmu, niscaya kamu akan menemukan kebahagianmu. Itulah ungkapan yang tepat untuk menggambarkan sosok Faizal Pratama Febriansyah, SH, MH, lawyer muda yang belum genap tiga tahun menekuni dunia advokat.

Kecintaannya pada dunia hukum, mendorongnya magang di kantor pengacara Dani Sriyanto & Partners, selepas menamatkan S1 Hukum di Undip pada 2016. Dua tahun setelah magang, pria yang intim disapa Faizal ini sah beracara, setelah lulus ujian profesi advokat. “Selain passion, sosok Pak Dani Sriyanto, pimpinan saya menjadi inspirasi atas pilihan profesi ini,” ungkap pria asal Pati, ini.

Maka, begitu sah beracara, kasus pertama yang ditanganinya tak tanggung-tanggung: korupsi.  Kliennya, salah satu lembaga perbankan. Tugasnya, melakukan “bersih-bersih” oknum di lembaga bank tersebut. Sebab, ada indikasi, oknum yang dimaksud melakukan tindak pidana korupsi.  Kasus pertamanya sebagai pengacara itulah yang lantas ia jadikan bahan tesis saat lanjut S2 di di almamaternya.

Baca juga:  Mengajar Pendidikan Advokat hingga Dirikan Padepokan

“Saya jadikan tesis, karena kasus perbankan ini unik. Sebab perbankan yang mengalami kerugian, justru dianggap merugikan negara,” tuturnya. Namun, dari sederet kasus yang pernah ditanganinya, satu kasus yang sebenarnya tidak terlalu besar—namun cukup menarik baginya—saat memenangkan gugatan PTUN calon perangkat desa. Padahal, sebelumnya kasus tersebut   sudah dinyatakan inkrah alias berkekuatan hukum tetap.  “Kemenangan itu sempat jadi trending, karena saya kembali mengajukan gugatan atas putusan yang sudah inkrah dan menang” kenang pria penghobi otomotif ini.

Disinggung tentang dunia pengacara yang bagi sebagian orang dianggap glamour dan bergelimang rupiah, pria kelahiran 8 Februari itu menganggapnya tak sepenuhnya benar. Itu dibuktikannya pada  2020 lalu, saat seorang perempuan datang padanya dan meminta bantuan hukum. Si perempuan digugat cerai suami.

Baca juga:  Hadapi Sistem Hukum yang Bias Jender

Sang klien, sama sekali tak punya  uang. Karena seluruh harta bendanya dikuasai oleh suami. Rasa iba dan keikhlasan, membuat Faizal tergerak untuk membantu, hingga berhasil memenangkan perkara tersebut. “Prinsip hidup saya, pengacara mencari kaya itu mudah. Tapi membantu orang itu yang utama, sampai Tuhan mengangkat derajat kita, itu yang luar biasa.”

Kebahagiaannya menekuni profesi sesuai passion itu pula yang “menjalar” pada keluarganya, saat ia dikarunia buah hati pertama hasil pernikahannya dengan Iin Shinta Setyowati. Sang buah hati diberi nama yang tak jauh dari dunia hukum: Fiona Justicia Audafeta. “Ada justicia di situ. Kalau diartikan secara lengkap, anak saya artinya putri cantik yang membawa keadilan dan kemakmuran,” tutup  alumni SMAN 2 Pati ini. (sls/isk)

Baca juga:  Semakin Tertantang Tangani Kasus Besar

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya