Digitalisasi Pendidikan untuk 1000 Madrasah dan Ponpes

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – BRI Kanca Semarang Pandanaran mengadakan program Digitalisasi Sarana Pendidikan dan Program Kemandirian 1000 Madrasah dan Pondok Pesantren. Ini sebagai upaya pemberdayaan digitalisasi dan kemandirian wirausaha di kalangan madrasah dan pondok pesantren.

Kegiatan dalam bentuk implementasi kerjasama BRI dengan Kementerian Agama ini berlangsung di Rumah BUMN Semarang Jumat (18/11). Kali ini diikuti 25 peserta dari Ponpes Al Islah, Ponpes Al Hikmah, Ponpes Fadlu Fadlan, Ponpes Qosim Al Hadi, dan Madrasah Al Khoiriyah. Peserta yang berasal dari pengurus ponpes dan madrasah ini diberikan sosialisasi serta pelatihan kewirausahaan.

“Kegiatan dalam rangka digitalisasi untuk sarana pendidikan dan program kemandirian madrasah dan ponpes ini lebih ke kegiatan pelatihan. Jadi BRI memberikan pelatihan kepada pengurus,” jelas Pemimpin Kanca BRI Semarang Pandanaran Henny Sumardiyanti.

Baca juga:  BRI Dorong Keberlanjutan UMKM Naik Kelas melalui Digitalisasi

Sosialisasi berisi fasilitas kemudahan yang diberikan BRI untuk madrasah dan ponpes dalam sistem administrasi mereka, yakni dengan Junio Smart. Junio Smart merupakan aplikasi pengelolaan manajemen sekolah.

Terdiri dari informasi akademik, nonakademik, dan keuangan milik sekolah. Selain itu didukung juga aplikasi yang bisa diakses oleh orang tua melalui handphone. Sehingga orang tua juga bisa memantau secara langsung kegiatan yang dilakukan oleh anaknya.

Setelah dilakukan sosialisasi kegiatan selanjutnya adalah cooking class membuat aneka pie. Mulai dari awal pembuatan hingga pengemasan diajarkan dan dipraktikkan secara langsung. Harapannya setelah pelatihan akan timbul wirausaha dengan ide dan kreatif dari masing-masing peserta. Nantinya dari BRI Kanca Semarang Pandanaran akan membantu mengurus perizinan PIRT ke dinas hingga ke BPOM.

Baca juga:  Saatnya Desa menjadi Lokomotif Ekonomi Nasional

“Rumah BUMN ini yang mengelola BRI sebagai tempat pelatihan untuk mendukung UMKM agar lebih berkembang. Sehingga pertumbuhan ekonomi juga terus berjalan,” jelasnya. (bis/kap/ton)



Baca artikel dan berita terbaru di Google News

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya