alexametrics

Pelaku Ekraf Magelang Butuh Pusat IKM

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Magelang – Pelaku ekonomi kreatif (ekraf) di Kota Magelang mendorong pemerintah kota (pemkot) segera membangun  pasar seni atau pusat industri kecil menengah (IKM). Tempat itu dijadikan muara bagi tiga sub-sektor industri kreatif memasarkan produk. Yakni, sub sektor kriya, kuliner, dan seni pertunjukkan.

Perajin Kerang Laminasi Prajoko menyebut, pusat IKM merupakan idaman pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Banyak perajin kesulitan memasarkan produk. Sebab, lokasi produksi berada di gang sempit. Akses jalan ini menyulitkan penjualan secara konvensional.

“Menurut kami, pusat IKM sangat penting dibangun di sekitar terminal lama Kota Magelang,” kata Joko sebagai perwakilan Sub-Sektor Kriya pada acara  Uji Petik Hasil Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia (PMK3I) Kota Magelang Jumat (13/11/2020). Kegiatan tersebut dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Baca juga:  Libur Panjang, Pusat Perbelanjaan Masih Lengang

Lokasi itu tepat di bawah Gunung Tidar, di pinggir Jalan Ikhlas. Ia menilai tempat ini strategis. Setidaknya bisa menolong sekitar 60 perajin dan usaha para pelaku ekonomi kreatif lainnnya.

“Di sana kita sudah punya modal pengunjung atau wisatawan Gunung Tidar yang jumlahnya banyak. Mereka sering datang secara rombongan menggunakan bis-bis,” ungkapnya.

Hal sama disampaikan perwakilan dari Sub-Sektor Seni Pertunjukkan Susilo Anggoro. Ia berharap, ada pusat seni yang bisa dimanfaatkan bersama untuk pemasaran, dan menunjukkan eksistensi.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Magelang Joko Soeparno mengungkapkan, Pemkot Magelang telah merespon usulan pembangunan pusat IKM. Rencana yang sudah lama itu, diakui belum terealisasi. Pemerintah terkendala lahan dan tata ruang. “Sekarang (tata ruang, Red) sudah disesuaikan,” akunya.

Baca juga:  Ratusan Balon Udara dan Petasan Diamankan

Ia akan membahas pembangunan pusat IKM. Diharapkan 2-3 tahun ke depan bisa diwujudkan. Menurutnya, pusat IKM sangat potensial untuk memasarkan produk UMKM, dan memberikan dampak kesejahteraan bagi siapapun yang terlibat di dalamnya.

“Pusat IKM itu juga bisa merangsang dan memotivasi UMKM lebih kreatif dan produktif,” ucapnya. (put/zal/bas)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya