alexametrics

Terapkan SSM-JI, Pemeriksaan Sekali, Lebih Efisien dan Murah

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Pelabuhan Tanjung Emas Kota Semarang menerapkan Single Sub Mission (SSM)-Joint Inpection (JI) secara bertahap mulai Senin (28/9/2020). Hal ini untuk mempermudah pengusaha serta efisiensi waktu dan biaya. Pemeriksaan yang semula dua kali, kini hanya sekali.

“SSM-JI ini diberlakukan sebelumnya di Pelabuhan Belawan, Sumatra Utara. Selanjutnya, akan diberlakukan juga di Pelabuhan Tanjung Perak, dan Tanjung Priuk,” kata Direktur Penjaminan Mutu Lembaga Nasional Single Window (LNSW) Ircham Habib seusai membuka grand launching dan sosialisasi penerapan secara penuh (mandatory) SSM-JI, Balai Karantina Pertanian Kelas I Semarang dan Bea Cukai di Terminal Petikemas Tanjung Emas Semarang, di Gumaya Hotel.

Ircham menambahkan penerapan program ini sangat terkait kesiapan instansinya, Bea Cukai dan Badan Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) dan Badan Karantina Pertanian (Barantan). “Harapannya dengan adanya program ini akan mempermudah pengusaha. Biayanya lebih efisien. Dari sisi pemeriksaan yang sebelumnya dua kali, menjadi satu kali. Golnya efisiensi logistik,” jelasnya.

Baca juga:  Operasi Masker Tiga Kali Sehari

Kepala Seksi Tata Pelayanan BKIPM Semarang Oky Fajar Sasongko S.Pi mengatakan, penerapan SSM-JI bertujuan memberikan kemudahan kepada pengguna jasa yang selama ini masih dimungkinkan terjadinya repetisi dan duplikasi.

“Program ini hanya satu kali dan itu sudah masuk ke dalam proses yang akan dilakukan pemeriksaan barang impor secara bersama-sama. Kalau sebelumnya dilakukan tidak bersama-sama, artinya masing-masing lembaga memeriksa sendiri sehingga memakan waktu yang lama,” katanya.

Dengan adanya program ini, dapat mempersingkat waktu. Kalau dulu dalam memeriksa bisa memakan waktu selama 4 hari, sekarang hanya 1 x 23 jam. Harapannya dengan sistem ini dapat memberikan kelancaran kepada pengguna jasa dan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah untuk meningkatkan dan memudahkan kelancaran ekosistem logistik Nasional.

Baca juga:  30 Perusahaan Keluar dari BPJS Kesehatan

“Mandatory dilakukan hari ini. Sebelumnya sudah dilakukan ujicoba pada Juni lalu. Sehingga pengusaha sudah tahu dan sekarang tinggal menjalankan,” tambahnya. (hid/ida/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya