alexametrics

Lebih Selektif Kucurkan Kredit

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Magelang – Perbankan di Kota Magelang tidak ingin gegabah menggelontorkan pinjaman modal usaha secara masif, meski memasuki fase adaptasi kebiasan baru (ABK). Mengerem laju penyaluran kredit diyakini masih menjadi langkah tepat untuk menjaga likuiditas tetap aman.

“Kami nggak menutup, hanya lebih selektif lagi dalam memberikan kredit,” kata Direktur Utama PD BPR Bank Magelang Hery Nurjianto.

Dengan prinsip kehati-hatian, Hery mampu menekan kredit bermasalah. Sejak kasus Covid-19 di Kota Magelang menurun, pihaknya mulai mengoptimalkan penagihan terhadap debitur kredit dengan mengedepankan protokol kesehatan.

“Di situasi seperti ini, banyak nasabah atau deposan yang menarik uangnya. Makanya kami jaga betul likuditas, jangan sampai kewajiban kami terganggu. Kalau ada yang akan mencairkan deposito, nggak kami persulit. Penabung dan deposan kami permudah,” ujarnya.

Baca juga:  PLN Pastikan Pasokan Listrik Jateng dan DIJ Tak Terganggu

Ia juga fokus menjaga aset. Kemudian memperkuat hubungan kerja sama dengan bank lain. Fenomena lain di situasi seperti ini, beberapa nasabahnya justru memilih tetap menyimpan uang di rekening. Ia menduga, masih ada kekhawatiran penggunaan dana untuk berbisnis, di saat kondisi ekonomi belum benar-benar pulih.

Hery merasakan penurunan laba sejak Maret lalu. Hal ini dipengaruhi kebijakan pemerintah memberikan subsidi bunga pinjaman. “Untuk mendapatkan subsidi bunga, nasabah harus punya nomor pokok wajib pajak (NPWP),” imbuhnya. (put/lis/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya