alexametrics

Tak Perlu ke Pasar, Beli Arang Bisa lewat Aplikasi

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Batang – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Batang membuat aplikasi jual-beli pasar tradisional. Masyarakat tidak perlu ke pasar untuk berbelanja. Lewat ponsel bisa membeli berbagai kebutuhan yang diinginkan.

“Kami memunculkan paradigma baru, yaitu perdagangan online juga harus mulai masuk dalam mindset pedagang pasar tradisional,” ucap Kepala Disperindagkop Batang Subiyanto Kamis (6/8/2020). Aplikasi untuk pasar tradisional tersebut diberi nama Dotukura.

Aplikasi tersebut berisi seluruh produk yang dijual di pasar. Mulai dari arang, daging, ikan hingga sayur mayur. Tahap pertama pengaplikasiannya akan dipusatkan pada kegiatan jual beli di Pasar Batang. Pasar tradisional lain akan menyusul. “Ada adminnya sendiri nanti yang bagian mengurus pengantaran barang itu paguyuban pedagang pasar setempat,” imbuhnya.

Baca juga:  Prokes Diperketat, Ada yang Tahlilan di Luar Pagar

Subiyanto menjamin, barang yang dibeli melalui aplikasi itu berkualitas pasar modern. Tim admin telah memastikan kebersihan dan sterilnya barang yang akan dibeli konsumen. Misalnya, kentang yang dipesan akan dibersihkan sebelum dikirim. “Jasa ojol tidak kami pakai, tapi ada tim pengantaran sendiri.

Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Batang Anwar Rozikin menyebutkan ada 1.500 pedagang yang jadi mitra Dotukura. Pihaknya sudah membuat sistem untuk pembagian penjualan komoditas. Sementara untuk biaya pengirimannya dikenakan tarif Rp 2.500 per kilometer.

“Tiap pedagang dalam komoditas yang sama tidak akan rebutan pembeli online. Penjual dalam sistem online digilir per hari, agar adil,” tuturnya. (yan/ton/bas)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya