alexametrics

Restrukturisasi KPR Terealisasi 80 Persen

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Restrukturisasi atau penundaan pembayaran menjadi jawaban di tengah pandemi covid-19 yang masih berlanjut. Sampai Juni 2020, penundaan pembayaran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) di Bank Mandiri sudah terealisasi sebesar 80 persen.

Assistant Vice President Bank Mandiri Cabang Mpu Tantular Fauriza Djupratama menjelaskan sampai Juni 2020 itu total pemohon restrukturisasi jumlahnya 1.844 orang. Yang sudah cair itu 1.632 rekening. “Kami proses, kami setujui, sisanya masih on going process,” jelas Oie.

Kebijakan tersebut, jelasnya, sesuai anjuran pemerintah bank saat ini fokus pada restrukturisasi kredit. Terutama bagi nasabah yang mengambil KPR serta terdampak pandemi covid-19. “Kami memberikan kemudahan dengan penundaan bayar angsuran bisa sampai satu tahun. Sama sekali tidak membayar angsuran selama satu tahun,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Selasa (23/6/2020) kemarin.

Baca juga:  Serahkan 10 Set APD untuk Petugas TPU

Dikatakan Oie, sapaan akrabnya Fauriza- nasabah bisa kembali membayar angsuran pada bulan ke-13. Pada waktu itu, nasabah wajib mengangsur. Meski begitu, bagi nasabah yang mampu membayar sebelum jatuh tempo, sangat diperbolehkan. “Pilihannya tidak harus satu tahun. Jika nasabah mampu membayar sebelum satu tahun, sangat diperbolehkan. Maksimum setahun,” imbuh Oie.

Meski penundaan pembayaran terus dilakukan, proses persetujuan administrasi tidaklah mudah. Perlu proses verifikasi secara selektif agar pengucuran kredit KPR tepat sasaran. Pihaknya tidak menghentikan penyaluran kredit, hanya melakukan pembatasan. Fokusnya kepada calon konsumen yang bisnisnya terdampak, sehingga penghasilannya menurun.

“Kami lakukan pembatasan kredit. Lebih kepada developer yang sudah bekerjasama dengan kami. Segmennya dibatasi kepada employee atau karyawan dan professional. Untuk wiraswasta kami selektif, hingga harus menunggu approval atau persetujuan dari kantor pusat,” bebernya.

Baca juga:  Gagas Konsep Wisata Berbasis Minapolitan

Jika melihat datanya, restrukturisasi yang berhasil atau efektif dikucurkan berada di angka 80 persen. Melalui pengajuan syarat berupa dokumen legal, dokumen keuangan dan dokumen anggunan. Para nasabah yang datang, kemudian mengajukan syarat, manajemen memproses hingga menyetujui. (avi/ida/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya