alexametrics

Sulap Mobil Pribadi jadi Ambulans

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID – Sebelum pandemi Covid-19, mungkin tak pernah terbersit dalam benak Rahmulyo Adi Wibowo menjadi sopir ambulans. Kini ia sering wara wiri mengantarkan pasien dengan risiko tertular virus. Apalagi alat pengaman diri (APD) tak selalu tersedia lengkap.

Pertengahan Juni 2021, virus Corona makin menyebar di Kota Semarang. Rumah Dinas Wali Kota di Manyaran menjadi salah satu lokasi isolasi terpusat bagi pasien Covid-19. Mobil ambulans berulang kali masuk dan keluar mengantar pasien.

Rahmulyo termasuk yang sibuk saat itu. Di salah satu malam, ia menjemput warga yang terpapar Covid dan mengantarkan ke Rumah Dinas Wali Kota. Ia hanya memakai kaos lengan pendek, celana sebatas lutut, sandal jepit, sarung tangan dan masker. Tanpa APD yang memadai.

Baca juga:  Tak Lelah Berjuang demi Kemanusiaan

Aktivitas mengandung risiko diambil anggota DPRD Kota Semarang ini atas dasar kemanusiaan. Bahkan, ia mengubah mobil pribadinya menjadi ambulans sebagai sarana antar jemput pasien atau jenazah korban Covid. Ambulans tersebut diberi nama Mobil Siaga. “Dinamakan Mobil Siaga ini karena kami siap untuk antar warga dan siap jaga warga,” ujarnya.

Kerelaan menyumbangkan mobil pribadinya menjadi sarana pengantar pasien dan jenazah muncul ketika wakil ketua DPRD Kota Semarang ini mendengar perbagai cerita pilu warga. Ada yang kesulitan membawa pulang jenazah keluarganya karena ambulans di rumah sakit sedang bertugas semua.

“Kami mendengar ada warga yang menjerit karena biaya ambulans yang sangat luar biasa. Sampai berjuta-juta (rupiah dibayarkan) mereka harus ambil jenazah, ambil mayat yang dikirim ke kota lain. Itu juga termasuk yang memotivasi kami untuk mengadakan kegiatan mobil siaga ini,” ujarnya lagi.

Baca juga:  Wujudkan Desa Mandiri Energi, Kembangkan EBT

Sebenarnya ada tim relawan yang bertugas sebagai operator Mobil Siaga. Setiap tim terdiri dari tiga orang, terdiri dari sopir, koordinator dan penjaga pasien. Tapi bila ada relawan yang berhalangan, Rahmulyo tak segan-segan ikut turun langsung mengurus pasien. Termasuk menjadi sopir Mobil Siaga. Atau ikut menggendong pasien atau menggotong jenazah. Semua dilakukan dengan hati ikhlas. Tanpa bayaran sepeserpun.

Kini Mobil Siaga bertambah menjadi tiga buah. Dua mobil tambahan didapat dari penggalangan donasi yang digagas Rahmulyo lewat media sosial. APD juga tersedia untuk melindungi relawan dari penularan ketika membantu pasien. Ia menyediakan call center di 082115544112 bagi warga yang membutuhkan bantuan Mobil Siaga. (mg5/mg7/ton)

Baca juga:  Trenyuh Dapat Ucapan Terima Kasih dari Pasien

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya