alexametrics

Vaksin Booster Nakes di Jateng Capai 83,59 Persen

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng telah melakukan vaksinasi booster sekitar 83,59 persen tenaga kesehatan (nakes). Sebagaimana anjuran dari Kementrian Kesehatan (Kemenkes) RI sejak bulan lalu.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jateng Yulianto Prabowo menyebutkan, dari 164.917 nakes di Jateng, 137.861 orang sudah menerima vaksin. Yakni 83,59 persen dari keseluruhan nakes yang ada.

Dia katakan capaian vaksinasi di Jateng hingga saat ini sudah mencapai 49,38 persen untuk dosis pertama, dari total sasaran 28,7 juta penduduk. Sedangkan untuk dosis kedua sudah mencapai 23,69 persen.

“Beberapa daerah capaian vaksinasi sudah ada yang lebih dari 50 persen. Bahkan sudah ada yang mencapai 122 persen,” ujarnya kepada jawa Pos Radar Semarang.

Pemerintah secara khusus memberikan perlindungan tambahan kepada nakes yang sehari-hari dihadapkan dengan risiko tinggi penularan Covid-19. Pemberian vaksinasi dosis ketiga bagi nakes ini, telah mendapatkan rekomendasi dari Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional (ITAGI).

Baca juga:  Pesan Habib Luthfi, Jangan Ragu Hadapi Covid-19

Selain untuk vaksinasi dosis ketiga bagi nakes, Kemenkes juga telah mengeluarkan kebijakan bahwa vaksin Covid-19 Moderna diberikan kepada peserta yang belum pernah mendapatkan vaksinasi Covid-19.

Capaian vaksin yang cukup tinggi di Jateng selaras dengan angka penurunan pasien Covid-19. Faiza Aulia, salah seorang nakes RS Puri Asih Salatiga mengaku, pasien berkurang drastis sejak PPKM dan program vaksin digencarkan.

Dari yang sehari-harinya berhadapan dengan puluhan pasien Covid-19, kini dapat dihitung dengan jari. Ia pun merasa lebih aman saat bertugas menjalankan pekerjaannya. “Tapi vaksin Moderna lebih sakit. Efeknya demam kaya gejala Covid-19. Teman-teman sampai tumbang beberapa hari,” tandasnya.

Namun uniknya, Faiza tak mengalami efek samping separah temannya. Hanya lengan yang pegal. Pasalnya ia sudah mengantisipasinya dengan meminum vitamin dan obat setelah mendapat vaksin. “Antisipasi demam pun berhasil,” katanya. (taf/ida)

Baca juga:  Relawan BPBD Demak Jalani Pelatihan Penanganan Covid-19

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya