alexametrics

Terjaring Razia Peduli Lindungi, 30 Orang Divaksin

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Sebanyak 30 orang usia remaja dan dewasa terjaring razia Operasi Patuh Candi 2021 di seputaran Simpang Lima depan Pos Naga Satlantas Polrestabes Semarang Rabu (29/9/2021). Bukannya mendapat penindakan, mereka langsung disunti vaksin gratis dan diberikan masker oleh petugas Satlantas.

“Dari sekian ratus orang yang kami periksa, ada 30 orang yang belum vaksin. Salah satunya Pak Marno. Alasan belum vaksin, karena takut disuntik,” ungkap Kasatlantas Polrestabes Semarang AKBP Sigit kepada Jawa Pos Radar Semarang Rabu (29/9/2021) kemarin.

Terlihat, wajah pria bernama Marno yang disebut Sigit tampak ketakutan ketika duduk di kursi menunggu suntik vaksin. Bahkan, wajahnya ditutupi dengan kedua tangannya dan dibantu Kasatlantas ketika lengan kanannya disuntik jarum vaksin. Setelah selesai, Marno hanya tersenyum sembari mengelus lengannya. “Sekarang, Pak Marno mendapatkan surat sertifikat pertama dan sudah melaksanakan vaksin disini,” kata Sigit.

Baca juga:  Tiga Mahasiswa Unnes Sumbang Medali SEA Games

Dalam razia ini, petugas melakukan pemeriksaan surat kelengkapan kendaraan. Namun tidak ada penindakan terhadap yang melakukan pelanggaran. Justru yang ditindak adalah pengendara yang belum menggunakan aplikasi Peduli Lindungi dan belum vaksin pertama dan kedua. “Ini program pemerintah. Untuk itu kami dari Polrestabes Semarang turut melakukan vaksinasi bersamaan dengan operasi Patuh Candi 2021,” tegasnya.

Sigit menambahkan, kegiatan razia ini dalam rangka melaksanakan perintah pimpinan. Kegiatan Operasi Patuh Candi ini akan berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai 20 September-30 Oktober 2021. Pihaknya akan melaksanakan kegiatan sama secara kontinyu.

“Ini masih ada waktu, operasi enam hari lagi. Kami akan melaksanakan pelayanan di Tugu Muda dan Kota Lama. Kami rencanakan 300 vaksinasi lagi,” pungkasnya.

Baca juga:  Pengunjung Sam Poo Kong Masih Didominasi Wisatawan Semarang

Sementara itu, salah satu warga dari Bandung berdalih tidak sempat vaksin karena keburu pindah tugas kerja di Semarang. “Di Bandung belum kebagian dan belum menggunakan aplikasi Peduli Lindungi,” kata pria yang mengaku bernama Ace. (mha/mg17/mg19/ida)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya