alexametrics

Percepat Vaksinasi, Gubernur Ganjar: Pokoknya Begitu Dikirim Vaksin, Sehari Langsung Habis

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menantang bupati dan wali kota se-Jateng untuk mengejar percepatan vaksinasi. Setiap kiriman stok vaksin masuk ke wilayahnya, Ganjar meminta untuk dapat dihabiskan dalam sehari.

“Pokoknya begitu dikirim vaksin, sehari langsung habis, kirim lagi langsung habis. Kalau sehari berat, ya bolehlah dua hari. Tapi tidak boleh sampai tiga hari,” tegasnya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Bila Jateng dapat membuktikan performance ke pusat soal upaya percepatan vaksinasi di 35 kabupaten dan kota, maka stok vaksin dari pusat akan terus digelontor ke Jateng.

“Segala upaya harus dilakukan,” ujarnya usai memimpin rapat evaluasi penanganan Covid-19 di kantornya Selasa (14/9/2021).

Baca juga:  Polsek KPTE Ingatkan Prokes lewat Stiker HP

“Sragen kemarin bisa. Dikirim sehari langsung habis sehari itu. Bahkan bisa 100 persen,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Ganjar menekankan perbaikan administrasi. Pencatatan vaksinasi harus dilakukan dengan tertib, baik di aplikasi P-care atau Smile.

Sehingga saat stok di lapangan habis, betul-betul terpantau melalui sistem. Kemudian pemerintah pusat dapat menentukan kiriman sesuai data yang tertera di aplikasi.

“Kita itu kerjanya paket, ya nyuntik ya nyatetin di P-Care dan Smile. Karena itu kontrol sistemnya,” ujarnya.

Selain itu, inputing data penambahan kasus juga harus dilakukan dengan benar. Kasus naiknya Brebes jadi level 4 ternyata karena inputing data yang tidak sesuai. Ia mendapati adanya faskes yang memasukkan data delay ke sistem harian.

Baca juga:  Akmil Bagikan Sembako

“Kan saya sudah bilang, data delay jangan dimasukkan ke data harian. Serahkan ke kami, nanti kami masukkan sistem yang sudah ada,” tegas Ganjar.

Ia menjelaskan, bila dimasukkan ke data harian, angka kasus naik. Lalu secara otomatis level PPKM di daerahnya juga naik. Maka dari itu, pihaknya berkomitmen untuk melakukan pendampingan khusus pada daerah-daerah yang kesulitan soal inputing data.

Tim sudah dikirimkan untuk menangani persoalan itu. “Tidak hanya memperbaiki, tapi kita akan dampingi. Akan kita kirimkan tim ke sana,” pungkasnya. (taf/ida)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya