alexametrics

Minta Pusat Tak Ikut Campur Soal Distribusi Vaksin

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Tiga kabupaten dan satu kota di Jawa Tengah tidak mendapat jatah vaksin dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. Menanggapi hal itu, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo meminta Kemenkes agar tidak terlalu detail dalam pembagian alokasi vaksin.

“Saya nggak ngerti nih, kepentingan pusat kayaknya terlalu jauhlah kalau membagi sampai tingkat daerah sedetail itu,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Dia katakan, Kemenkes telah membagi jatah vaksin tidak hanya untuk kabupaten/kota tetapi juga berdasarkan kelompok. Seperti organisasi masyarakat, titipan dari anggota DPR dan lain-lain. Hal ini dinilai ikut merepotkan vaksinator.

“Akhirnya mereka ditarik, ‘ayo dong tempatku dulu, ayo dong kelompokku dulu’, maka vaksinatornya repot,” imbuhnya.

Baca juga:  Kampung Pelangi Semarang Mulai Memudar

Lebih lanjut, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jateng dr Yulianto Prabowo dalam Rapat Penanganan Covid-19 menyampaikan distribusi vaksin dosis pertama dan kedua di Jateng total hampir satu juta dosis yaitu 992.140 dosis.

“Ini saya juga nggak tahu kenapa. Padahal justru di daerah itu yang lebih banyak membutuhkan, kok malah tidak mendapatkan sama sekali, nol,” katanya heran.

Ada 4 daerah yang tidak mendapat alokasi vaksin dosis pertama dari pusat. Yaitu Cilacap, Wonosobo, Kabupaten Magelang, dan Kota Pekalongan. Sedangkan dosis kedua semua kabupaten/kota terbagi rata.

Padahal, Ganjar melihat antusiasme vaksin di daerah sangat tinggi. Terbukti ketika Bupati Banyumas, Sragen, Karanganyar, Brebes, dan Kota Tegal, bergantian meminta tambahan stok vaksin. Oleh karenanya, ia terus berkomunikasi dengan Kemenkes untuk menambah alokasi vaksin. Menurut Ganjar, tambahan yang sudah berjalan saat ini belum signifikan. “Kalau kami bisa diizinkan oleh Kemenkes, kasih dong kami lipat gandakan sampai 300 persen agar kami bisa ngejar karena mereka semangat,” tutupnya. (taf/ida)

Baca juga:  Terpapar Covid-19, Banyak ASN Ajukan Izin Isolasi

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya