alexametrics

Tekan Penyebaran Covid, Imlek di Rumah Saja

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Provinsi Jawa Tengah mendukung kebijakan pemerintah menggelar perayaan Tahun Baru Imlek 2572 secara virtual. Pandemi Covid-19 yang belum berakhir mendasari hal ini.

Ketua Perhimpunan INTI Provinsi Jawa Tengah Gouw Andy Siswanto menuturkan, perayaan Imlek tahun ini memang berbeda. Ia menyadari perayaan kali ini tidak bisa lagi dilakukan seperti biasanya, yang selalu ramai dan meriah. “Saat ini angka Covid-19 aktif juga masih tinggi. Itu yang masih jadi kekhawatiran kita bersama,” ujarnya.

Ia tidak menginginkan perayaan Imlek yang jatuh pada Jumat (12/2/2021) ini justru berakhir seperti liburan akhir tahun. Dimana angka penularan Covid-19 naik signifikan setelah liburan selesai. Untuk mencegah hal tersebut terjadi, pihaknya sepakat dengan pemerintah. Mengimbau masyarakat dapat merayakan di rumah saja secara virtual. “Ibadah bisa di rumah saja. Setelah itu bisa makan bersama dengan keluarga inti di rumah untuk merayakan Imleknya,” lanjutnya.

Baca juga:  845 Guru SD Magelang Divaksin

Sementara terkait esensi dari Imlek yakni bersilaturahmi antar keluarga, ia meminta masyarakat dapat melakukan secara virtual juga. Bisa melalui zoom, google meet, whatsapp, facebook dan lainnya. Jika memang mewajibkan saling mengunjungi ke rumah sanak saudara, Andy Gouw berpesan jangan dilakukan serentak saat puncak perayaan Imlek hari ini, tapi bisa dilakukan sampai Cap Go Meh. Yaitu rangkaian perayaan Imlek yang dilakukan tiap tanggal 15 pada bulan pertama penanggalan Tionghoa. Kalau tidak, dikhawatirkan dapat menimbulkan kerumunan.

“Saat ini fokusnya menjaga kesehatan diri dulu. Jadi bijaknya silaturahmi bisa dilakukan secara virtual dengan memanfaatkan teknologi,” katanya.

Tidak hanya itu, sebagai komitmen upaya untuk membantu menekan penyebaran Covid-19, Perhimpunan INTI Jawa Tengah juga menggiatkan gerakan “Memakai Masker Selama 100 Hari”. Walaupun vaksin telah tersedia, dan memulai vaksinasi, namun protokol kesehatan terlebih memakai masker kesehatan tetap wajib dilakukan. Mengingat maskerlah yang menjadi alat pelindung bagi sesorang untuk tidak menularkan dan tertular virus dari orang lain.

Baca juga:  Tetap Operasi Masker di Tengah Banjir Pekalongan

“Gerakan tersebut merupakan keputusan bersama Ketua Perhimpunan INTI Jawa Tengah dan Ketua 2 DPD WALUBI Jawa Tengah tentang Perayaan Tahun Baru Imlek dan Cap Go Meh 2572,” tuturnya.

Ia berharap masyarakat dapat tetap semangat dan optimistis melewati semua tantangan di masa pandemi virus corona. Baik Covid-19 maupun bencana alam yang bertubi-tubi terjadi. Kita ahrus bangkit untuk kehidupan lebih baik di tahun ini. Seperti karakter shio kerbau logam. “Dan terakhir mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek dan Cap Go Meh 2572. Tetap sehat, tetap semangat, jaga persatuan dan kesatuan bangsa,” jelasnya. (akm/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya