alexametrics

Penanganan Banjir Tetap Harus Terapkan Prokes

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pekalongan – Walaupun bencana banjir masih melanda, Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan terus berupaya mengingatkan masyarakat untuk perketat protokol kesehatan mencegah penularan Covid-19. Hal ini disampaikan Wali Kota Pekalongan HM Saelany Machfudz saat kegiatan Ngaji Bareng Ulama dan Umara di Masjid Agung Al-Jami Kauman Selasa malam (9/2/2021).

“Ngaji bareng ini ajang untuk menyerap aspirasi masyarakat, serta terus sosialisasi penerapan prokes di kehidupan sehari-hari,” jelas wali kota Saelany Machfudz yang didampingi Wakil Wali Kota HA Afzan Arslan Djunaid dan jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di Kota Pekalongan.

Wali Kota Saelany menyampaikan setahun sudah masyarakat hidup berdampingan dengan pandemi Covid-19. Ini bukan berarti Covid-19 sudah mereda. Penerapan prokes harus terus diupayakan. Namun masyarakat masih harus terus meningkatkan kewaspadaan dan kesadaran menerapkan protokol kesehatan.

Baca juga:  Giliran Mahasiswa Unikal Divaksin

Wakil Wali Kota HA Afzan Arslan Djunaid juga berharap gerakan gotong-royong terus digiatkan di masyarakat. Setiap warga Kota Pekalongan harus peduli dengan lingkungannya. Dengan membersihkan lingkungan, selokan, dan sebagainya untuk mencegah bencana. “Ayo buang sampah pada tempatnya, bersama-sama membersihkan lingkungan sekitar,” ujar Aaf, panggilan akrabnya.

Menurut wawali, sampah dari rumah tangga masih mendominasi jumlahnya di sungai. Perlu kesadaran bahwa sampah tak boleh dibuang ke sungai karena dapat menghambat aliran sungai. Terbukti, sampah menyumpat saluran air. Sampah di sungai didominasi sampah rumah tangga.

Sementara itu, dalam kegiatan tersebut juga diserahkan paket sembako kepada masyarakat tidak mampu. Bantuan tersebut, diharapkan dapat mengurangi warga yang kurang mampu, dalam menghadapi musibah banjir. (han/lis)

Baca juga:  Pemeriksaan Spesimen PCR Ditambah

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya