alexametrics

Belum Ada KIPI Pascavaksinasi Covid-19

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pekalongan – Selama pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dosis kedua, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bendan belum menerima laporan dari penerima yang mengalami gejala efek samping berat.

“Hanya ada dua orang yang mengalami alergi usai divaksin. Namun tidak masuk dalam kriteria Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI),” jelas Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bendan dr Junaedi Wibawa Selasa (9/2/2021).

Dia menjelaskan lebih lanjut, dua orang yang mengalami alergi tersebut, memang sebelumnya memiliki riwayat alergi. Walaupun tidak ditemukan alergi vaksin-vaksin sebelumnya. Kini kedua orang tersebut sedang dikonsultasikan dengan tim KIPI Jateng apakah pemberian vaksin dosis kedua ini akan diteruskan atau tidak. “Masih kami konsultasikan. Apakah lanjut menerima vaksinasi yang kedua atau tidak,” jelasnya.

Baca juga:  Pandemi, Stok Darah PMI Menipis 50 Persen

Selain itu, imbuhnya, dari 73 persen dari 600 orang tenaga kesehatan (nakes) di RSUD Bendan, atau sekitar 438 orang telah divaksin dosis pertama pada akhir Januari lalu. Sisanya batal divaksin karena sebagian besar dari mereka pernah terpapar Covid-19 (penyintas Covid-19) dan sebagian lainnya memiliki riwayat penyakit penyerta (komorbid). “Jadi sisanya yang tidak memungkinkan syarat, tidak kami vaksin. Sementara yang lain, sudah kami vaksin semua,” ujarnya.

Di RSUD Bendan sendiri menjadi rujukan penanganan kejadian ikutan pascaimunisasi (KIPI) vaksinasi Covid-19. Empat kamar disiapkan guna merawat orang yang mengalami efek samping setelah divaksin. Penerima vaksin yang menunjukan gejala KIPI, bakal menerima pengobatan dan perawatan yang biayanya ditanggung Pemkot Pekalongan. (han/ida)

Baca juga:  Semangat Antikorupsi Warnai setiap Sudut RSUD

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya