alexametrics

PPKM Turunkan Kasus Covid di Magelang

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Magelang – Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito menyebut banyak perubahan terjadi setelah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Semula Kota Magelang masuk dalam zona merah, berubah zona oranye. “Hampir kuning malahan,” kata Sigit Senin, (25/1/2021).

Karena itu, PPKM akan diperpanjang. Berlaku sampai 8 Februari mendatang. Ia targetkan Kota Magelang bisa masuk zona hijau. “Izinkan PPKM saya lanjutkan sampai dua minggu ke depan. Tujuannya satu, nggak ada yang lain. Supaya tenaga kesehatan, para dokter dan perawat semuanya utuh, rakyat sehat,” ujarnya mengamini.

Ia meluruskan, PPKM bukan berarti melarang kegiatan masyarakat secara total. Tetap diperbolehkan aktivitas, hanya saja dibatasi, agar tidak menimbulkan kerumunan. “Boleh berkegiatan, tapi tetap patuhi protokol kesehatan,” ucapnya.

Baca juga:  Alhamdulillah, 62.560 Vaksin Telah Tiba di Jateng

Sementara itu, Plt Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Magelang Yis Romadon menyebutkan, dua pekan PPKM mampu menurunkan jumlah kasus Covid-19 cukup signifikan. Jika melihat data perbandingan kasus positif mingguan.

Misalnya, pada minggu ke-53 (3-9 Januari 2021) terjadi 105 kasus. Lalu minggu ke-54 (10-16 Januari 2021) melonjak menjadi 176 kasus. Pada minggu ke-55 (17-23 Januari) ditemukan 135 kasus. “Turunnya 41 kasus,” jelasnya.

Yis menambahkan, sebetulnya, PPKM ditargetkan mampu menurunkan angka positif Covid-19 sampai 50 persen. Dihitung dua pekan sejak dimulainya PPKM.

Lalu apa yang menjadi sulit dalam pelaksanaannya? Yis menyebut kerumunan. Hasil evaluasi PPKM, kerumunan masih terjadi di tempat umum. Dimungkinkan antara penderita Covid-19 yang bergejala dan yang tidak bergejala, berbaur. “Ada yang protokol kesehatannya nggak bagus,” ungkapnya.

Baca juga:  Wali Kota Magelang Ajak Masyarakat Introspeksi

Karena itu, kasus positif Covid-19 masih terus muncul. Pemkot juga berniat memperpanjang sewa hotel untuk ruang isolasi pasien Covid-19 bergejala ringan, dan tanpa gejala. “Mungkin sewanya akan diperpanjang. Karena temuan kami, 80 persen pasien Covid-19 tanpa gejala. Dan kalau protokol kesehatannya nggak ketat, ya kemungkinan bisa menularkan,” imbuhnya. (put/lis)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya