32 C
Semarang
Selasa, 21 Maret 2023

Gus Yaqut Minta GP Ansor Jaga Kiai dari Covid-19

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Kendal – Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) harus ikut menjaga ulama dan kiai dari paparan Covid-19. Yakni dengan tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes).

Demikian dikatakan Ketua Umum Gerakan Pemuda (GP) Ansor H Yaqut Cholil Qoumas pada Apel Kebangsaan yang digelar secara virtual, Minggu (29/11/2020).  Menurutnya, kader GP Ansor dan Banser memiliki tanggung jawab untuk menjaga negara, ulama dan kiai.

Cara menjaga ulama dan kiai di masa pandemi Covid-19 ini salah satunya dengan tidak berkunjung atau sowan kepada kiai, ulama, dan habaib terlebih dahulu. “Tidak perlu sowan, jika ingin ngalap berkah (wasilah doa, Red). Bisa dari rumah melalui telepon atau teknologi komunikasi yang ada,” katanya.

Baca juga:  Baru Masjid Agung Al Mabrur dan Istiqomah yang Dibuka

Jika terpaksa harus menghadap kiai, hindari kontak fisik secara langsung. Yakni dengan tidak bersalaman, menjaga jarak, dan mengenakan masker. “Menjaga kiai dan ulama bukan hanya dari ancaman dan bullying (perundungan, Red). Tapi memastikan kiai dan ulama aman dari Covid-19 juga termasuk menjaga,” tuturnya.

Ketum GP Ansor yang akrab disapa Gus Yaqut ini menegaskan jika tak sedikit ulama, kiai, beserta keluarga, tertular Covid-19. Bahkan di antaranya ada yang meninggal. Makanya protokol kesehatan harus dipatuhi dengan siapapun dan dalam kondisi apapun.

Baca juga:  Berharap Pemerintah Fasilitasi Pasar Tani

Gus Yaqut juga meminta agar kader GP Ansor dan Banser menjadi teladan dalam mematuhi prokes.  Yakni dengan ikut mengampanyekan agar masyarakat patuhi prokes.

Ia memahami masyarakat terutama dari kalangan warga Nahdliyin (NU) untuk bisa segera menggelar pengajian dan perayaan hari besar agama. Seperti perhelatan Maulid Nabi SAW. “Tolong itu ditunda terlebih lebih dahulu. Dalam kondisi sekarang ini, keselamatan dan kesehatan adalah hal utama,” tandasnya.

Dikatakannya, pandemi Covid-19 ini memang membatasi ruang gerak dan aktivitas seluruh rakyat Indonesia. Namun meskipun dibatasi, ia meminta agar kader GP Ansor dan Banser untuk jangan menyerah dengan tantangan ini. “Apel harus jadi penyemangat seluruh kader GP Ansor dan Banser,” imbuhnya.

Baca juga:  Tiga Program Baru Genjot Layanan RSUD Temanggung

Hal senada dikatakan Ketua Pengurus Cabang GP Ansor Kendal, Misbachul Munir. Ia menambahkan jika selama pandemi Covid-19 ini, pihaknya telah menginstruksikan kepada seluruh pengurus anak cabang (PAC) untuk tidak menggelar kegiatan.

“Hindari tatap muka dan membuat kerumunan. Jika ada kegiatan, sebaiknya dilakukan secara virtual atau dalam jaringan (daring). Kader GP Ansor dan Banser harus membantu tim Satgas Covid-19 di wilayahnya masing-masing,” imbuhnya. (bud/ida/bas)


Baca artikel dan berita terbaru di Google News


Artikel Terkait

Sementara Itu ..

Terbaru

Populer

Menarik

Lainnya