alexametrics

Salurkan 10 ribu Bibit Pepaya bagi Petani

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Kendal – Pertanian perlu dibangkitkan di masa pandemi Covid-19 ini. Seperti dilakukan SMKN 6 Kendal yang memberikan bantuan bibit Pepaya Golden Axotica kepada para petani di Kecamatan Patean dan Sukorejo.

Ada sebanyak 10 ribu bibit Pepaya Golden Exotica diberikan. Bibit diperuntukkan bagi lima kecamatan di Kabupaten Temanggung dan dua kecamatan di Kendal. Hal itu lantaran tak sedikit siswa dari SMK 6 Kendal yang berasal dari Temanggung.

Bantuan tersebut secara simbolis dilakukan di Desa KaliBareng, Patean. Kegiatan tersebut merupakan kerja sama dengan CV Tirta Fertindo Pratama bertajuk Membangun Desa. Bersamaan dilakukan penanaman pepaya di lokasi. “Total lahan untuk penanaman 10 ribu bibit ini adalah sebanyak 10 hektar,” kata Kepala SMK 6 Kendal, Salim.

Baca juga:  Usai Apel Operasi Lilin Candi, Ratusan Personel Diswab

Menurutnya, ini merupakan salah satu program budidaya pepaya yang dilakukan SMK Negeri 6 Kendal. Sekolah memberdayakan petani dan orangtua siswa untuk sarana pembelajaran siswa di masa pandemi Covid-19 ini. “Jadi siswa belajar bersama petani untuk menanam dan merawat pepaya ini,” katanya.

Tidak hanya lahan milik warga yang ditanami pepaya jenis ini. Orang tua siswa yang mempunyai lahan dan berprofesi sebagai petani juga dilibatkan. Hal ini agar bisa memberikan manfaat dan bisa menjadi sarana belajar siswanya di lapangan. “Kemitraan yang dijalin ini membuat petani tidak kesulitan, mulai dari pembibitan, proses tanam hingga menjual panenan,” ujar Edi Susanto, petani Desa Kalibareng.

Salim menjelaskan tujuan utama kemitraan ini adalah siswa yang berada di sekitar Desa Kalibareng melakukan pembelajaran langsung di lapangan. Sebab di masa pandemi Covid-19 memang tidak ada pembelajaran tatap muka. Tapi sekolah tetap memberikan materi pembelajaran kepada siswa dengan cara guru datang ke lokasi pertanian.

Baca juga:  Yayasan Pancaka Bagikan Vitamin untuk Anggota Polri

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XIII Jateng Ernes Sepi Septianti mengaku, bangga dengan pencapaian dan program kemitraan SMKN 6 Kendal. “Program mbangun desa yang diluncurkan SMKN 6 Kendal ini sudah menunjukkan hasil yang baik dan bermanfaat bagi siswa maupun petani,” ujarnya.

Hasil dari program kemitraan ini, petani yang sudah menanam 800 bibit pepaya mampu menghasilkan Rp 17 juta dalam satu bulan panen pertama. Peluncuran program kemitraan mbangun desa ini ditandai penanaman pohon di lahan milik Desa Kalibareng Patean. (bud/ida)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya