alexametrics

Dewan Ikut Razia di Daerah Pemilihan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Sebanyak 120 anggota DPRD Jateng mulai intensif turut melakukan razia protokol kesehatan (prokes) di berbagai daerah pemilihan (dapil) masing-masing. Menyusul masih tingginya angka persebaran Covid-19 di Jateng yang tak kunjung mereda.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jateng Quatly Abdulkadir Alkatiri menuturkan selama ini masih banyak masyarakat Jateng yang kurang sadar menjaga prokes. Karena itulah, sebagai bentuk kepedulian, anggota DPRD Jateng dari berbagai fraksi dan komisi langsung terjun ke lapangan. Mendampingi Satpol PP Jateng melakukan razia 3M. Yakni, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. “Dengan adanya razia, tentu menyadarkan masyarakat untuk menjaga prokes agar menyebaran Covid-19 di Jateng dapat ditekan,” ujarnya.

Baca juga:  Masjid Kapal Terapkan Prokes

Hal senada disetujui oleh Ketua Komisi A DPRD Jateng Muhammad Saleh. Saat ini, anggota komisinya turut melakukan razia 3M. Terutama di dapil masing-masing. Bahkan turut memberikan sanksi sosial bagi para pelanggar.

Meski pihaknya secara aktif mengampanyekan 3M, bukan berarti tugas komisi A terhalang. Apalagi berkaitan dengan Pilkada yang kurang satu bulan lagi pelaksanaannya. “Kami tetap keliling ke kabupaten/kota untuk memberikan support moril dan materil bagi Bawaslu dan KPU dalam mensuskseskan Pilkada mendatang,” katanya.

Sementara itu, Anggota Komisi D DPRD Jateng Nur Saadah mengaku komisinya juga turut melakukan razia di tengah tugas dewan yang kian berkurang. Hal ini wajar, sebab tugas komisi yang membidangi infrastruktur tersebut sedikit terhambat. Mengingat banyak anggaran yang mengalami refocusing untuk dialihkan ke penanganan Covid-19 di Jateng.

Baca juga:  Ratusan Anggota Polres Magelang Kota Divaksin

“Komisi A ada Pilkada, Komisi B ada kebangkitan ekonomi, Komisi C ada menaikkan pendapatan asli daerah (PAD), Komisi E paling sibuk membidangi kesejahteraan masyarakat (Kesra). Nah komisi D lah yang kegiatannya banyak terganggu, karena anggarannya banyak terpotong,” pungkansya. (akm/ida/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya