alexametrics

Pandemi Covid-19, TBRS Batasi Jam Kunjungan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Taman Budaya Raden Shaleh (TBRS) Semarang menerapkan protokol kesehatan dengan membatasi jam kunjung maupun jam operasional warung di kawasan tersebut. Hal ini dilakukan untuk meminimalisasi penularan Covid-19.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) TBRS Semarang Tri Dewi menjelaskan, sejak Juli TBRS sudah mulai buka dan ramai pengunjung. Terutama dimanfaatkan untuk kegiatan latihan seni seperti halnya teater. “Banyak pengunjung yang datang berkelompok untuk latihan seni,” ujar Dewi kepada Jawa Pos Radar Semarang Kamis (29/10/2020).

Kepada para pengunjung yang datang, pengelola TBRS selalu mengimbau untuk menjaga jarak dan membatasi jam latihan seni maksimal 2 jam. Mengingat pandemi Covid-19 banyak ditularkan melalui kerumunan. Di samping itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan warung yang ada di TBRS untuk membatasi jam buka. “Selama pandemi Covid-19 warung di sini hanya boleh buka sampai pukul 18.00 saja,” terangnya.

Baca juga:  Polda Jateng Bagi 5,7 Juta Masker

Dewi menambahkan, pihak TBRS mewajibkan para pengunjung yang masuk  untuk mencuci tangan terlebih dahulu dan menggunakan masker. Apalagi gedung TBRS kini sudah bisa disewa. Mulai dari Gedung Kesenian Ki Narto Sabdo sampai Gedung Aula. “Kami sudah siapkan SOP protokol kesehatan untuk penyewaan gedung supaya aman dan nyaman,” pungkasnya. (cr2/ida/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya