alexametrics

Perketat Prokes, Panti Wreda Batasi Kontak Keluarga

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Panti Wreda Pengayoman Semarang membatasi kontak keluarga dengan para lanjut usia (lansia). Kunjungan yang baru dibuka sejak Oktober, hanya boleh dilakukan di tempat khusus dengan sekat plastik. Sebelumnya, sejak Maret, kontak dengan keluarga hanya boleh dilakukan via telepon atau panggilan video.

“Keluarga sudah boleh berkunjung, tapi tidak boleh bersentuhan. Waktunya pun kami batasi hanya 15 menit,” kata Pimpinan Panti Wreda Pengayoman Manisem, kepada Jawa Pos Radar Semarang Senin (19/10/2020).

Demi menerapkan protokol 3M, terutama jaga jarak, kegiatan berkelompok juga dikurangi. Sebagai alternatif, lansia diberi kegiatan mandiri agar tidak bosan. Misalnya, merajut, mewarnai, membaca, atau mengisi teka-teki silang (TTS).

Baca juga:  Sudah Divaksin, Tetap Wajib Terapkan Prokes

“Aula juga kami setting buat nonton bareng. Yang dulu muat 30 orang, sekarang hanya boleh buat 18-an orang. Untuk kegiatan ibadah, karena ini yayasan Kristen, kami beri tanda buat jaga jarak,” imbuhnya.

Sementara itu, kegiatan olahraga porsinya ditambah. Sebelum pandemi, senam diadakan seminggu sekali. Kini, senam diadakan seminggu dua kali. Kegiatan berjemur di pagi hari juga digiatkan.

Selain membatasi kunjungan dan kegiatan, Panti Wreda Pengayoman memperketat prosedur masuknya klien baru. Kini, para lansia yang hendak masuk wajib melampirkan swab test dengan hasil negatif. (cr3/ida/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya