alexametrics

Kabar Gembira, Sembilan Klaster Pasar sudah Teratasi

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Penyebaran dan penularan Covid-19 di Kota Semarang yang terjadi di pasar, saat ini sudah sembuh 100 persen. Sebelumnya, ada sembilan klaster pasar di Kota Lunpia dengan jumlah kasus positif Covid-19 mencapai 159 orang.

“Untuk klaster pasar sudah berhenti, dari yang kena langsung, kontak erat semuanya sudah sembuh,”kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang M Abdul Hakam, kemarin.

Meski telah berhenti, bukan berarti tidak ada lagi penularan Covid-19 dari pasar. Ia menjelaskan, jika sembuhnya pasien dan kontak erat dari klaster ini tak lepas dari kerja keras yang dilakukan petugas kesehatan, aparat, dan masyarakat. Mereka berkomitmen untuk memutus mata rantai Covid-19.

“Ini jadi peringatan. Kita tetap wajib memakai masker, mencuci tangan, dan jaga jarak ketika pergi ke pasar. Apalagi kita tahu, pedagang ini ada yang dari luar Semarang,” jelasnya.

Baca juga:  Temukan Banyak Pelanggar di Lima Daerah

Sebelumnya, klaster pasar di Kota Semarang terjadi di Pasar Rejomulyo atau Pasar Kobong, Pasar Jati Banyumanik atau Rasamala, Pasar Burung Karimata, Pasar Prembaen, Pasar Karangayu, Pasar Mangkang, dan Pasar Wonodri. Pasar-pasar tersebut sempat ditutup sementara untuk proses sterilisasi. “Upaya pencegahan harus dikakukan, protokol kesehatan (prokes) yang ketat dan sosialisasi 3M harus digencarkan,” tegasnya.

Dinas Pedagangan, lanjut dia, telah menyediakan wastafel portabel. Manajemen pasar juga sudah didesain agar tidak rentan terjadi penularan virus. Caranya dengan mengatur jarak lapak milik pedagang.

“Intensitas ke pasar juga mesti dikurangi. Solusinya adalah dengan mengoptimalkan aplikasi belanja di pasar tradisional Kota Semarang,” ujarnya. (den/aro/bas)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya