alexametrics

Siapkan Rp 30 M Bantu Sembilan Sektor Usaha

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Mungkid – Pemkab Magelang menyiapkan Rp 30 miliar dari serapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) untuk menstimulasi ekonomi pelaku usaha yang terdampak Covid-19.

Kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Bupati Magelang Nomor 42 Tahun 2020 yang diteken Bupati Zaenal Arifin, 9 Oktober 2020 lalu. Sektor-sektor yang terdukung stimulus ini antara lain, perdagangan, perindustrian, transportasi, pertanian, peternakan, perikanan, kebudayaan, jasa dan pariwisata. Syaratnya usaha berjalan minimal satu tahun, pemohon asli ber-KTP Kabupaten Magelang, bukan pejabat negara, bukan perangkat desa, dan mengantongi izin usaha, atau surat keterangan usaha dari kepala desa setempat.

Penerima bantuan ini adalah koperasi, perorangan, kelompok, dan badan usaha (BU). “Kebijakan ini untuk stabilisasi dan pemulihan ekonomi masyarakat akibat pandemi Covid-19,” papar Kasubbag Perekonomian Bagian Perekonomian Pemkab Magelang Hery Purwanto saat jumpa pers penanganan Covid-19 di Command Center Pusaka Gemilang Pemkab Magelang Jumat (16/10/2020).

Baca juga:  Keluarga Prasejahtera Terima Bantuan Sembako

Dua model penyaluran bantuan ditetapkan. Yakni pemberian modal usaha, dan pembelian produk dengan harga satuan paling banyak Rp 200 ribu.
“Selama pandemi, banyak pelaku usaha yang bisa produksi, tapi kesulitan pemasaran. Pemerintah hadir untuk membeli produk mereka,” ujarnya.

Menurut Hery, jenis-jenis produk yang bisa dibeli, nilainya, dan pemanfaatannya akan menjadi kajian dinas-dinas terkait. Dirumuskan, dan harus mendapat persetujuan bupati dalam bentuk surat keputusan (SK).

Masih menurut Hery, terkait bantuan modal usaha, besarannya diatur dalam dua kategori. Pelaku usaha perorangan paling banyak mendapat bantuan Rp 10 juta. Jika berkelompok, berbentuk badan usaha, dan koperasi maksimal Rp 25 juta.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang Nanda Cahyadi Pribadi memprediksi, bantuan ini akan banyak diakses oleh pelaku usaha mikro dan pertanian. Ia masih terus menyosialisasikan program tersebut sampai ke tingkat desa, agar segera dimanfaatkan oleh warga. Pengajuan permohonan stimulus ini hanya dibatasi sampai 23 Oktober 2020. Kemudian ada proses verifikasi, dan target penyaluran selesai sebelum tutup tahun 2020. (put/lis/bas)

Baca juga:  Ramadan, CARfix Beri Diskon Besar-Besaran

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya